Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Destinasi Wisata di Meranti Kurang Perhatian, Warga Pilih Liburan ke Luar Kota

Peristiwa

Destinasi Wisata di Meranti Kurang Perhatian, Warga Pilih Liburan ke Luar Kota

Laporan: Roy Rudi
Jumat, 30 Des 2016 15:00
Objek wisata Sungai Bokor
SELATPANJANG-Kabupaten Kepulauan Meranti sebenarnya memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya objek wisata Sungai Bokor dan beberapa tasik yang memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Namun sayangnya, selain belum dikelola dengan baik, fasilitas pendukung tujuan wisata itu juga masih sangat ala kadar. Kondisi ini membuat destinasi wisata ini tidak diminati dan membuat warga daerah ini lebih memilih keluar daerah, mencari objek wisata lain. Akibatnya, jika musim liburan seperti saat ini warga pun ramai berwisata ke luar.

''Ya, kita di Meranti memiliki sejumlah objek wisata yang sebenarnya menarik salah satunya seperti di Sungai Bokor dimana pengunjung bisa menyusuri sungai dan tasik seperti Tasik Nambus dan Putripuyu yang keindahan alamnya sangat luar biasa.Tapi itulah, kondisinya memprihatinkan," kata Sanusi, Rabu (28/12).

Dia bersama keluarga memilih Sumbar sebagai lokasi menghabis waktu libur bersama keluarganya, karena disana banyak objek yang bisa dikunjungi dan dikelola dengan baik oleh swasta maupun pemerintah.

''Biar penat sedikit, kita pilih Sumbar sajalah. Ini bukan karena daerah kita tidak punya tempat untuk dikunjungi, tapi kondisinya sejak puluhan tahun sampai kini, begitu-begitu saja," katanya lagi.

Dikatakannya, bahwa sebenarnya lokasi objek wisata Tasik Nambus bisa menjadi alternatif yang menarik. Tapi karena fasilitas pendukung, terutama infrastruktur jalan membuat objek wisata ini kurang diminati.

"Menurut saya, jika fasilitas menuju tempat wisata diperbaiki dan fasilitas penunjang lainnya diperbaiki, jangankan masyarakat setempat, orang luar pun berbondong kemari karena alam di tempat kita sangat mendukung untuk itu," katanya.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Komisi C, Ardiansyah mengatakan hal yang sama terkait destinasi daerah, dia mengatakan bahwa semestinya masyarakat bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

''Kita memiliki banyak potensi, tapi justru kita menyumbang untuk daerah lain. Ini sangat miris, kedepan kita meminta kepada pemerintah daerah untuk membenahi segala infrastruktur pariwisata yang ada,'' ucapnya.

Menanggaou itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti Drs H Ismail Arsyad MSi, mengatakan bahwa dirinya bersama tim destinasi sudah melakukan berbagai cara, termasuk salah satunya menginventarisir sejumlah destinasi yang ada di Kepulauan Meranti yang layak dikemas dan dikembangkan. Namun, untuk mencapai kearah itu sangatlah dibutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Hal ini tentunya berkaitan dengan kekuatan anggaran daerah yang sangat tidak memungkinkan untuk mengembangkan destinasi wisata di Meranti.

"Sampai sat ini kita tetap fokus dan terus melobi provinsi dan pemerintah pusat agar membantu anggaran pembangunan destinasi wisata di Meranti. Lobi yang kita lakukan kyga berdasarkan data-data destinasi yang kita punya dari hasil inventarisir tadi," ungkapnya.

Paling tidak, kata Ismail, di Kota Selatpanjang nantinya bisa dibangun waterfron city yang sesuai perencanaan bisa dibangun di kawasan dorak. Dengan dibangunnya waterfron, paling tidak masyarakat Selatpanjang dapat menikmati liburnya di tempat tersebut dan tidak perlu lagi menghabiskan uang di daerah lain hanya untuk berlibur. 

"Persoalannya sekarang, masyarakat kita ini memang suka dengan keindahan di tempat lain. Mungkin karena bosan dengan alam kita dan itu tidak bisa dipungkiri. Yang jelas kita tetap akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan keinginan banyak orang, selagi dipercaya. Tapi ya, butuh proses dan waktu," pungkasnya. (roy)


Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.