Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Destinasi Wisata di Meranti Kurang Perhatian, Warga Pilih Liburan ke Luar Kota

Peristiwa

Destinasi Wisata di Meranti Kurang Perhatian, Warga Pilih Liburan ke Luar Kota

Laporan: Roy Rudi
Jumat, 30 Des 2016 15:00
Objek wisata Sungai Bokor
SELATPANJANG-Kabupaten Kepulauan Meranti sebenarnya memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya objek wisata Sungai Bokor dan beberapa tasik yang memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Namun sayangnya, selain belum dikelola dengan baik, fasilitas pendukung tujuan wisata itu juga masih sangat ala kadar. Kondisi ini membuat destinasi wisata ini tidak diminati dan membuat warga daerah ini lebih memilih keluar daerah, mencari objek wisata lain. Akibatnya, jika musim liburan seperti saat ini warga pun ramai berwisata ke luar.

''Ya, kita di Meranti memiliki sejumlah objek wisata yang sebenarnya menarik salah satunya seperti di Sungai Bokor dimana pengunjung bisa menyusuri sungai dan tasik seperti Tasik Nambus dan Putripuyu yang keindahan alamnya sangat luar biasa.Tapi itulah, kondisinya memprihatinkan," kata Sanusi, Rabu (28/12).

Dia bersama keluarga memilih Sumbar sebagai lokasi menghabis waktu libur bersama keluarganya, karena disana banyak objek yang bisa dikunjungi dan dikelola dengan baik oleh swasta maupun pemerintah.

''Biar penat sedikit, kita pilih Sumbar sajalah. Ini bukan karena daerah kita tidak punya tempat untuk dikunjungi, tapi kondisinya sejak puluhan tahun sampai kini, begitu-begitu saja," katanya lagi.

Dikatakannya, bahwa sebenarnya lokasi objek wisata Tasik Nambus bisa menjadi alternatif yang menarik. Tapi karena fasilitas pendukung, terutama infrastruktur jalan membuat objek wisata ini kurang diminati.

"Menurut saya, jika fasilitas menuju tempat wisata diperbaiki dan fasilitas penunjang lainnya diperbaiki, jangankan masyarakat setempat, orang luar pun berbondong kemari karena alam di tempat kita sangat mendukung untuk itu," katanya.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Komisi C, Ardiansyah mengatakan hal yang sama terkait destinasi daerah, dia mengatakan bahwa semestinya masyarakat bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

''Kita memiliki banyak potensi, tapi justru kita menyumbang untuk daerah lain. Ini sangat miris, kedepan kita meminta kepada pemerintah daerah untuk membenahi segala infrastruktur pariwisata yang ada,'' ucapnya.

Menanggaou itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti Drs H Ismail Arsyad MSi, mengatakan bahwa dirinya bersama tim destinasi sudah melakukan berbagai cara, termasuk salah satunya menginventarisir sejumlah destinasi yang ada di Kepulauan Meranti yang layak dikemas dan dikembangkan. Namun, untuk mencapai kearah itu sangatlah dibutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang. Hal ini tentunya berkaitan dengan kekuatan anggaran daerah yang sangat tidak memungkinkan untuk mengembangkan destinasi wisata di Meranti.

"Sampai sat ini kita tetap fokus dan terus melobi provinsi dan pemerintah pusat agar membantu anggaran pembangunan destinasi wisata di Meranti. Lobi yang kita lakukan kyga berdasarkan data-data destinasi yang kita punya dari hasil inventarisir tadi," ungkapnya.

Paling tidak, kata Ismail, di Kota Selatpanjang nantinya bisa dibangun waterfron city yang sesuai perencanaan bisa dibangun di kawasan dorak. Dengan dibangunnya waterfron, paling tidak masyarakat Selatpanjang dapat menikmati liburnya di tempat tersebut dan tidak perlu lagi menghabiskan uang di daerah lain hanya untuk berlibur. 

"Persoalannya sekarang, masyarakat kita ini memang suka dengan keindahan di tempat lain. Mungkin karena bosan dengan alam kita dan itu tidak bisa dipungkiri. Yang jelas kita tetap akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan keinginan banyak orang, selagi dipercaya. Tapi ya, butuh proses dan waktu," pungkasnya. (roy)


Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:41

    Pemkab Kepulauan Meranti Apresiasi Khitanan Massal Yayasan Fitrah Madani

    SELATPANJANG - Sebanyak 68 anak antusias mengikuti khitanan massal di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial inisiasi Yayasan Fitrah Madani ini sukses menyita pe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:40

    Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh

    Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:21

    Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

    Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:06

    Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:03

    Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga

    Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor