Direktur RSUD Akui Tandatangannya Juga Ikut Dipalsukan di SK Honorer Bodong
Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 04 Feb 2016 09:21
ROKAN HULU - Terkait adanya SK honorer bodong di RSUD yang
belum lama ini terhebohkan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Pasir Pengaraian, dr. Wildan Asfan Hasibuan M.Kes anggkat bicara dan
mengakui, tanda tangannya juga ikut dipalsukan oleh oknum pelaku yang
membuat Surat Keputusan (SK) kerja puluhan tenaga honor di RSUD.
Dikatakan Wildan, Kamis (4/2/2016), dimana puluhan calon tenaga honor
yang sudah jadi korban janji bisa dimasukan bekerja di RSUD Pasir
Pengaraian,telah kantongi SK bodong alias palsu yang dibuat oknum tidak
bertanggungjawab.
"Para korbannya belum sempat berkerja, karena kita mengetahui, bahwa
tandatangan di SK tersebut dipalsukan. Bahkan tandatangan saya juga ikut
mereka, " kata Wildan.
Bahkan Wildan curiga, karena di SK kerja banyak terjadi kejanggalan.
Dirinya juga sudah melaporkan pemalsuan tandatangan dirinya ke
Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul, Ir. Damri.
"Dari cara penulisannya juga salah, termasuk juga penomoran surat.
Kemudian kop suratnya juga salah," terang Wildan, bahkan disebutkannya
tandatangan dirinya discan serta asal coretan.
Dirinya sengaja tidak melaporkan pemalsuan tanda tangan dirinya ke
polisi, karena Kepala BKD Rohul, Fajar Sidqy, sudah lebih dulu
melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan ke Polres Rohul.
Wildan juga menerangkan, bahwa jumlah tenaga honor di RSUD Pasir
Pangaraian yang ditanggung di APBD Rohul capai 300 orang, terdiri tenaga
medis, para medis, Satpam, petugas dapur umum sampai tukang cuci.
"Untuk petugas kebersihan atau cleaning service, kerjasama dengan pihak ketiga," ucapnya.
Dimana sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Muhammad Wirawan
Novianto yang ditanya terkait tindak lanjut laporan kepala BKD Rohil
menyatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait perkara
dugaan pemalsuan tanda tangan terkait penerimaan tenaga honorer di RSUD
Pasir Pengaraian.
M. Wirawan juga menyebutkan, pihaknya akan bertemu dengan Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM), yang sudah kumpulkan bukti SK palsu atau
bodong dengan tanda tangan palsu pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.
(fah)
Istri di Kampar Lapor ke Polisi, Suami Lecehkan Dua Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur
KAMPAR - Seorang ayah berinisial DI, berusia 40 tahun, di Kecamatan Tambang, tega melecehkan dua anak kandungnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Kasat Reskrim Polres) Kampar, AK
Bupati Afni Cari Terobosan, 9 Perusahaan Siap Bantu Material Perbaikan Jalan KITB–Sungai Rawa
SIAK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggandeng sembilan perusahaan untuk mempercepat perbaikan ruas Jalan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB)â€"Sungai Rawa yang mengalami kerusakan parah sepanj
Inhu Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin U-17 Riau 2026, Sekda: Semoga Lahir Prestasi Nasional
INHU-Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Zulfahmi Adrian, AP, M.Si menghadiri peresmian pembukaan ajang bergengsi sepak bola RS Awal Bros Piala Soeratin U-17 Tingkat Provinsi Riau Tahun
RUU Perampasan Aset Butuh Aparat Bersih, Komisi III DPR Kumpulkan Pakar saat Reses
JAKARTA - Komisi III DPR memastikan proses perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset akan berjalan dengan prinsip kehati-hatian. Meski rela menggunakan alokasi masa reses untuk m
Temui Bima Arya, Wabup Perjuangkan Status Meranti di RUU Kepulauan
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bergerak cepat memperjuangkan status wilayahnya agar diakomodasi dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan. Langkah konkret ini disampaikan