Peristiwa
Ini Hasil Pungli Petugas Loket Wisata Air Panas Mojokerto yang Terkena OTT
detik.com
Selasa, 24 Sep 2019 15:06
Ketua Pokja Yustisi Satgas Saber Pungli Mojokerto Agus Hariono mengatakan, rata-rata hasil pungli yang diraup para pelaku Rp 600 ribu per hari. Sementara pada hari libur, serta akhir pekan Sabtu dan Minggu, hasil pungli mencapai Rp 3,5 juta per hari.
Dengan asumsi satu bulan terdiri dari 4 minggu, hasil pungli para pelaku pada hari-hari biasa sekitar Rp 12 juta. Khusus akhir pekan, hasil pungli mereka bisa mencapai Rp 28 juta. Maka setiap bulannya, mereka setidaknya bisa meraup Rp 40 juta.
"Yang kami dengar rata-rata sehari dapat Rp 600 ribu, hari libur dan weekeend Sabtu-Minggu Rp 3,5 juta," kata Agus ,Selasa (24/9/2019).
"Aliran dananya masih didalami," ungkapnya.
Satgas Saber Pungli Mojokerto meringkus 3 orang petugas loket pemandian air panas Padusan dalam OTT, Sabtu (21/9) sore. Salah satunya Lamat, PNS di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto asal Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet. Sementara dua pelaku lainnya yaitu Dian Ragil dan Angga, tenaga harian lepas (THL) di Disparpora Kabupaten Mojokerto.
Pemeriksaan oleh Inpektorat, lanjut Agus, fokus pada kerugian negara dan aliran dana yang terjadi selama Lamat menjadi penjaga loket di wisata air panas Padusan. Menurut dia, Lamat menjadi koordinator loket di tempat wisata itu sejak April 2019, atau sekitar 5 bulan. Kerugian negara terjadi karena tiket yang dibayar pengunjung seharusnya masuk kas Pemkab Mojokerto sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Agus menambahkan, uang Rp 7 juta yang disita dari para pelaku saat OTT, tidak semuanya hasil pungli. "Nilai punglinya saja yang sebenarnya Rp 2,24 juta. Sampai Rp 7 juta karena termasuk dari hasil penjualan tiket hari itu," tandasnya.
Pungutan liar terjadi di loket pemandian air panas atau loket dalam. Modusnya, para pelaku meminta para pengunjung membayar biaya masuk sesuai tarif yang ditentukan. Yaitu Rp 10.000 untuk pengunjung dewasa, Rp 7.500 untuk anak-anak dan Rp 35.000 untuk wisatawan asing.
Namun, mereka sengaja tidak memberikan karcis kepada para pengunjung yang telah membayar tiket masuk. Tiket yang disimpan lantas dijual para pelaku kepada pengunjung lainnya dengan harga sesuai tarif yang ditentukan.
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk