Peristiwa
Kasus Mutilasi di Banyumas: Hubungan Gelap yang Berakhir Tragis
Jumat, 12 Jul 2019 16:38
BANYUMAS - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang perempuan yang jenazahnya ditemukan di Watuagung, Banyumas, Jawa Tengah. Pelaku yang baru saja ditangkap kini masih menjalani pemeriksaan intensif.
Penyidik Ipda Rizki Wicaksono mengatakan, tersangka pelaku mutilasi, Deni Riyanto (37) nekat membunuh KW (51) karena minta dinikahi. Padahal pelaku dan korban masing-masing telah berkeluarga.
Selain itu, pelaku juga kebingungan membayar utang kepada korban yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah. Pelaku yang merupakan residivis itu kemudian membuat skenario untuk memperdaya korban.
"Jadi mereka (pelaku dan korban) janjian untuk bertemu. Mereka punya hubungan gelap, sebelumnya juga sudah sering ketemu," kata Bambang, Jumat (12/7/2019).
"Kalau kemarin itu motifnya (bertemu) terkait dia (pelaku) akan mengembalikan uang ke korban. Dia seolah-olah mau ambil gaji ke Jakarta. Padahal itu hanya akal-akalan pelaku saja," ujarnya.
Padahal sebenarnya, pelaku yang tercatat sebagai warga Banyumas langsung berangkat ke Bandung dengan menaiki bus. Pelaku meyakinkan telah membawa uang untuk dibayarkan ke korban. Hingga keduanya sepakat bertemu di suatu tempat di Bandung.
"Akhirnya mereka ketemuan di Bandung, satu tempat di Bandung. Baru kemudian mereka jalan-jalan dulu, hingga ke arah Bogor," ujarnya.
Korban yang tak menyadari maut telah mengintai hanya bisa menuruti keinginan pelaku. Terlebih, yang mengajak pergi adalah kekasih gelapnya yang akan segera menikahi sekaligus membayar utang.
"Kemudian dilakukan eksekusi (membunuh korban) di sekitar Bogor," ucapnya.
Kasus pembunuhan sadis tersebut mulai terbongkar saat warga menemukan potongan tubuh manusia di selokan air tengah hutan pinus di Watuagung Banyumas pada Senin 8 Juli petang. Mirisnya, potongan tubuh berupa kepala dan tangan itu telah gosong akibat dibakar.
Sumber: okezone.com
Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti
PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal
Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka
'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb
Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK
TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te
Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya
PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang