Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Mutilasi di Banyumas: Hubungan Gelap yang Berakhir Tragis

Peristiwa

Kasus Mutilasi di Banyumas: Hubungan Gelap yang Berakhir Tragis

Jumat, 12 Jul 2019 16:38
Istimewa
Lokasi penemuan jasad korban.

BANYUMAS - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang perempuan yang jenazahnya ditemukan di Watuagung, Banyumas, Jawa Tengah. Pelaku yang baru saja ditangkap kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Penyidik Ipda Rizki Wicaksono mengatakan, tersangka pelaku mutilasi, Deni Riyanto (37) nekat membunuh KW (51) karena minta dinikahi. Padahal pelaku dan korban masing-masing telah berkeluarga.

Selain itu, pelaku juga kebingungan membayar utang kepada korban yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah. Pelaku yang merupakan residivis itu kemudian membuat skenario untuk memperdaya korban.

"Jadi mereka (pelaku dan korban) janjian untuk bertemu. Mereka punya hubungan gelap, sebelumnya juga sudah sering ketemu," kata Bambang, Jumat (12/7/2019).

"Kalau kemarin itu motifnya (bertemu) terkait dia (pelaku) akan mengembalikan uang ke korban. Dia seolah-olah mau ambil gaji ke Jakarta. Padahal itu hanya akal-akalan pelaku saja," ujarnya.

Padahal sebenarnya, pelaku yang tercatat sebagai warga Banyumas langsung berangkat ke Bandung dengan menaiki bus. Pelaku meyakinkan telah membawa uang untuk dibayarkan ke korban. Hingga keduanya sepakat bertemu di suatu tempat di Bandung.

"Akhirnya mereka ketemuan di Bandung, satu tempat di Bandung. Baru kemudian mereka jalan-jalan dulu, hingga ke arah Bogor," ujarnya.

Korban yang tak menyadari maut telah mengintai hanya bisa menuruti keinginan pelaku. Terlebih, yang mengajak pergi adalah kekasih gelapnya yang akan segera menikahi sekaligus membayar utang.

"Kemudian dilakukan eksekusi (membunuh korban) di sekitar Bogor," ucapnya.

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki