Rabu, 29 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kecewa Lamaran Pria Ditolak karena Mahar, Isa Tewas Minum Racun

Peristiwa

Kecewa Lamaran Pria Ditolak karena Mahar, Isa Tewas Minum Racun

Selasa, 09 Jul 2019 11:27
Detik.com
Suasana duka di rumah Ramli yang ditinggal kekasihnya meninggal dunia karena minum racun.
Janepomto - Cinta Ramli (37) dan Isa (31) berakhir duka. Isa tewas akibat nekat menenggak racun karena kekasihnya tak bisa menyanggupi permintaan uang mahar.

Keduanya telah lama berpacaran dan disetujui orang tua Isa untuk menikah. Namun Ramli tak bisa memenuhi mahar senilai Rp 15 juta dari keluarga mempelai wanita.

Ramli hanya memiliki uang senilai Rp 10 juta. Karena cinta, Ramli dan Isa sempat nekat kawin lari.
"Kami nekat kawin lari, saya nikahi dia karena saya inginkan dia. Saya kembali meminta rujuk sama keluarganya tapi kembali ditolak karena mahar tidak cukup," ungkap Ramli saat ditemui detikcom di kediamannya, Janeponto, Senin (8/7/2019) malam.

Isa ditemukan tak bernyawa di rumah Ramli di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Perempuan tersebut meninggal diduga akibat munculnya komplikasi penyakit setelah minum racun sekitar seminggu yang lalu.

"Saya kaget ketika pulang ke rumah saya lihat istriku sudah tergeletak setelah minum racun. Katanya dia depresi lamaran saya untuk kembali baik batal karena mahar tidak cukup," kata Ramli.

Beberapa hari lalu, Isa sempat dilarikan ke puskesmas setempat setelah diketahui menenggak racun rumput. Dia kemudian dirujuk ke RS Padjonga Dg Ngalle di Kabupaten Takalar. Ramli membawa Isa lewat jalur umum karena tidak memiliki BPJS. Isa terpaksa dibawa pulang di hari ketiga karena mereka sudah kesulitan biaya perawatan.

"Saya bawa ke Rumah Sakit Takalar 3 hari, tapi istri saya minta dipulangkan karena saya sudah kehabisan uang. Di rumah ini saya rawat sendiri. Tapi saya juga harus pergi bekerja mencari nafkah," terang Ramli sambil memperlihatkan obat.

Karena desakan pihak keluarga, Isa pun akhirnya dipulangkan kembali ke rumah orang tuanya.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki