Peristiwa
Kejari Dumai Terbaik Ke-4 Se Riau, Selamatkan Setengah Milliar Uang Negara
Laporan: Vivi Mulfita Sari
Jumat, 09 Des 2016 11:53
DUMAI - Kejaksaan Negeri Dumai merupakan peringkat empat terbaik Se Provinsi Riau setelah Kabupaten Rohil, Bengkalis, dan Taluk Kuantan dalam menangani kasus Korupsi di daerah.
Pada tahun 2016 ini saja, bertepatan dengan Peringatan Hari Anti Korupsi (HAKI) ini saja Kejari telah berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak Rp. 509 Juta Rupiah dari seorang terdakwa bernama Asyari Hasan dalam kasus penggelembungan biaya anggaran koran di DPRD Kota Dumai.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kajari Dumai, Kamari yang diwakili oleh Kasi Pidsus Kejari Dumai, Adriansyah dan didampingi oleh
Kasi Intel Kejari Dumai, Almon menyampaikan langsung dalam gelar ekspos usai Apel Peringatan HAKI Tahun 2016, pada Jumat (9/12) di Kantor Kejaksaan Negeri Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim.
Saat ini penyidik telah merampungkan tahap dua terhadap perkara dugaan korupsi pembangunan ready mix jalan Sentosa tahun anggaran 2013, "Dengan kerugian negara sebesar Rp. 562 Juta Rupiah, dan telah melakukan penahanan terhadap lima orang tersangka yang saat ini sudah di titipkan di Rutan Siakan Bungkuk Pekanbaru," jelasnya.
Kejari Dumai juga telah melakukan penuntutan perkara tindak pidana pengadaan buku pada Kantor Perpustakaan Arsip Daerah yang saat ini berkas perkara sedang dikembalikan untuk dilengkapi oleh penyidik Polres Tipikor Dumai.
Pihaknya juga telah melakukan eksekusi terhadap empat orang terdakwa korupsi yakni Asyari Hasan terdakwa kasus penggelembungan biaya anggaran koran di DPRD Kota Dumai, Taufik Ibrahim terdakwa kasus Terminal Barang Dishub Dumai, sementara Hartono dan Zainal Bahri merupakan terdakwa kasus kapal tunda di PT. Pelindo I Dumai.
"Saat ini keempat nya sedang menjalani masa tahanan yang telah ditetapkan di Rutan Sialang Bungkuk, Peknabrau," tambahnya.
Selanjutnya pihak Kejari Dumai saat ini tengah melakukan upaya hukum terhadap delapan terdakwa lain nya, empat terdakwa Kasus korupsi pembuatan Jalan HR. Soebrantas yakni Wan Ramli, Suwanto, Elza Gusta, dan Andi Sastra. Sedangkan empat orang lagi merupakan terdakwa kasus korupsi pembuatan Jalan Pauh Jaya yakni Sofian, Budi Marman, Muhamad Nur, dan Ade Rosalina.
"Apabila ada keputusan dari MA maka kami selaku JPU akan segera melakukan eksekusi terhadap terdakwa," tutupnya.(vie)
AS Tiba-tiba Batalkan Pengerahan 4.000 Tentara ke Negara NATO Polandia, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) tiba-tiba membatalkan rencana pengerahan 4.000 tentara ke negara NATO; Polandia. Pembatalan ini diungkap para pejabat Amerika pada hari Jumat, seiring Washington mengatur ulang pa
Jual Sabu, Ibu Muda di Bengkalis Ditangkap Polisi
BENGKALIS-Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang ibu muda di Desa Pakning Asal, Kecamatan Bukit Batu, nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu. Namun, langkah pintas tersebut justru me
Sedang Asyik Nyabu, Dua Warga Sintong Diamankan Tim Gabungan Intel Korem dan Kodim 0321/Rohil
ROHIL-Dua terduga penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu tak berkutik saat diamankan tim gabungan Intel Korem 031/WB bersama Unit Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin Letda Inf Nurahmad.Penangkapan
Prabowo Bangga Beras dan Pupuk RI Laris Manis Dibeli Negara Lain.
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara di dunia saat ini kesulitan hingga panik karena gejolak perang di Timur Tengah. Prabowo mengatakan negara-negara lain bahkan membeli beras
Sopir Ngantuk, Truk Muat Batu Bata Kecelakaan Tunggal di MT Haryono.
Jakarta - Sebuah truk muatan mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan MT Haryono, Jakarta Timur atau Layang Cawang Kompor, pagi tadi. Truk tersebut menuju ke arah Halim Perdana Kusuma."05.44 Sebuah