Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kerap Dicekoki Narkoba & Digilir, Remaja 17 Tahun Lompat dari JPO di Depok

Peristiwa

Kerap Dicekoki Narkoba & Digilir, Remaja 17 Tahun Lompat dari JPO di Depok

Kamis, 11 Jul 2019 11:59
Merdeka.com
Remaja lompat dari JPO di Depok.
DEPOK - Malang nasib yang menimpa seorang remaja di Depok. Diduga tak kuat menahan tekanan hidup, AF (17) pun nekat melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO). Pasalnya AF kerap dicekoki narkoba dan dipaksa melayani pria hidung belang.

AF tak berani menolak karena selalu diancam oleh S. S adalah orang yang mengaku sebagai teman ibu AF. Remaja itu pun tinggal bersama S di sebuah rumah di Citayam.

Namun malang nasib AF, selama tinggal bersama S, dirinya kerap dicekoki narkoba. Bahkan AF dipaksa melayani nafsu bejat S dan beberapa teman S.

AF mengaku ketakutan karena S selalu mengancam dirinya.

"Dia mulanya ngancam saya, kalau saya enggak mau nurutin kemauannya ibu saya bakal diapa-apain. Saya enggak mau ibu saya kenapa-kenapa. Ya saya takut," kata AF, Kamis (11/7).

AF sudah sering mendapat perlakuan tak senonoh dari S. Awalnya S memberikan obat pada AF. AF mulanya tidak tahu karena selalu disebut bahwa itu adalah obat sakit kepala.

"Saya enggak tahu kalau itu narkoba, dia bilangnya obat sakit kepala. Lama-lama saya sering dipaksa buat ngisap itu sabu. Saya juga sudah digilir tiga orang pria, ya semua saya kenal. Mereka semua berkawan," ungkapnya.

Karena sudah tidak kuat, AF pun nekat melarikan diri. Dia kabur dari rumah Sakit dengan pura-pura hendak ke warung. Karena sudah tak tahu hendak kemana lagi, AF pun gelap mata dan melompat dari JPO.

"Saya sudah enggak kuat, saya juga enggak tahu tadi bisa begitu," paparnya.

Namun saat melompat, AF tersangkut di salah satu tiang sehingga masih bisa diselamatkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Depok.

"Jadi dia ini sempat melompat tapi nyangkut di pagar. Nah anggota yang kebetulan lagi jaga di bawah JPO melihat dan langsung berlari naik ke tangga menyelamatkan wanita tersebut. Alhamdulillah dia bisa kita selamatkan sebelum jatuh," kata Kasi Transmastibum Satpol PP Kota Depok, Agus Muhammad.

AF lalu dibawa ke Dinas Sosial (Dinsos). "Kita belum tahu apa pemicunya tapi yang kita lihat dia ini sepertinya sedang depresi," pungkasnya.



Sumber: merdeka.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki