Sabtu, 11 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kerja Keras RW Hadapi Corona di Bekasi Tanpa Insentif

Kerja Keras RW Hadapi Corona di Bekasi Tanpa Insentif

admin
Rabu, 01 Jul 2020 14:15
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat memaksimalkan peran pengurus RT dan RW untuk memantau pergerakan orang demi mencegah penularan virus corona di wilayahnya. Sebab, tak ada lagi titik check point pemeriksaan warga. Meski bebannya bertambah, tak ada uang insentif bagi mereka.

"Sejak 2019 tidak ada insentif, tapi asuransinya ke BPJS Ketenagakerjaan masih tetap dibayarkan pemerintah," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Rabu (1/7).

Sebelumnya pengurus RT dan RW mendapatkan insentif dari pemerintah daerah. Nilainya mulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 1,7 juta perbulan. Namun, Rahmat berdalih akibat keuangan daerah mengalami defisit, maka insentif sejak pertengahan tahun lalu dihentikan.

"Kita lagi berpikir di 2021 atau 2022 nanti kita masukkan lagi. Karena tahun 2018 kita alami proses pendarahan (defisit anggaran) yang luar biasa, 2019 mulai perbaikan, awal tahun 2020 kena banjir, terus kena Covid," kata dia.

Rahmat mengatakan, sekarang masih ada sebanyak 17 pasien positif corona yang tersebar di 13 RW di wilayah setempat. Paling banyak berada di Kecamatan Rawalumbu. Adapun, pasien tersebut ada yang isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.

"Paling banyak dirawat di RSUD Kota Bekasi," ucap Rahmat Effendi.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki