Peristiwa
Kesal Suami Selingkuh, Ibu di Cianjur Tenggelamkan Bayinya di Bak Mandi
merdeka.com
Senin, 30 Sep 2019 10:04
Seorang bayi berusia tiga bulan bernama Nuraisa meninggal dunia setelah tenggelam di bak mandi. Tersangka adalah sang ibu berinisial YN (20) yang melakukan hal itu sebagai pelampiasan kekesalan terhadap suaminya yang selingkuh.
Kasus itu terjadi di Kampung Cisuren, Desa Sukagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur pada Sabtu (28/9/2019). Semua terbongkar setelah jasad bayi ditemukan oleh pihak keluarga.
Niat itu timbul ketika tersangka hendak memandikan anaknya. Ia gelap mata setelah mengingat suaminya. Kemudian, ia menaruh bayinya di dalam bak air sedalam satu meter setengah. YN lalu pergi meninggalkan rumah, sementara sang bayi ditemukan oleh sang mertua, Mae (51) mertua yang sempat mengira jasad itu adalah boneka.
YN kemudian ditemukan oleh warga di sebuah lahan perkebunan yang lokasinya lumayan jauh dari tempat kejadian perkara. Warga pun menghubungi pihak kepolisian setelah YN mengakui perbuatannya.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa perbuatan itu didasari dari kekesalan terhadap suami yang selingkuh saat dirinya mengandung.
"Saat usia kandungannya memasuki usia tujuh bulan, suaminya diketahui berselingkuh," kata Truno saat dihubungi, Minggu (29/9/2019).
Perselingkuhan itu terbongkar setelah perempuan selingkuhan suaminya datang dan meminta pertanggungjawaban sejumlah uang untuk menggugurkan bayi hasil hubungan gelap dengan suaminya.
Atas perbuatannya polisi terapkan Pasal 80 Ayat (3) Uu RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima bela5) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.3.000.000.000- (tiga miliar rupiah).
Kemudian Pasal 80 Ayat (4) UU RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak: pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) apabila yang melakukan penganiayaan tersebut Orang Tuanya paling lama 15 (ima belas) tahun.
Peristiwa
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk