Jumat, 29 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kronologi Guru SMP 13 Kota Bekasi Cabuli Siswi hingga Digeruduk Ratusan Alumni

Peristiwa,

Kronologi Guru SMP 13 Kota Bekasi Cabuli Siswi hingga Digeruduk Ratusan Alumni

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 15:49
okezone.com
Ratusan alumni SMP Negeri 13 Kota Bekasi menggelar aksi demo di sekolah lantaran guru olahraganya diduga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada siswi. Mereka kesal dan mendesak sekolah agar mengeluarkan guru cabul tersebut.

Kemarahan para alumni ini dipicu dari informasi korban yang masih duduk di kelas 9 itu viral di media sosial. Kepala sekolah SMP N 13 Kota Bekasi, Tetik menyebut bahwa korban diduga dilecehkan sebanyak dua kali oleh oknum guru olahraga itu

"Kan si anak (kelas 9) yang aktif sekarang itu, itu terjadinya kemarin dari habis lebaran. Nah, dia cerita. Sudah kita cegah. Gurunya juga sudah kita omongin," kata Tetik kepada wartawan, dikutip Selasa (26/8/2025).

"Cuma terus kemarin terjadi lagi menjelang Agustusan. Nah, karena terjadi lagi menjelang Agustusan, saya panggil anaknya dan saya kasih punishment gurunya," sambungnya.

Dia mengaku bahwa dugaan pelecehan itu hanya didapatkan bedasarkan keterangan korban tanpa adanya bukti visual. Meski begitu pihak sekolah tetap memberikan sanksi kepada terduga pelaku.

"Meskipun saya sendiri agak enggak. Kan itu cerita anak ya. Saya sendiri enggak tahu fotonya, apalagi videonya enggak ada. Tapi tetap, karena anak yang bercerita begitu ya. sanksi harus tetap diberikan," ucapnya.

Dijelaskannya, Ooknum guru tersebut menurutnya mengaku bahwa dia merangkul hingga memegang tubuh korban.

"Sebatas pengakuan beliau itu tidak bermaksud melecehkan sedemikian. Karena untuk merangkul, ya mengaku, untuk pegang paha, ya mengaku," ujarnya.

Namun tidak hanya siswi kelas 9 SMP N 13 Kota Bekasi, saat demo berlangsung kemarin ada juga alumni yang merasa menjadi korban pelecehan oleh guru olahraga tersebut.

BY, orang tua dari alumni SMP 13 Kota Bekasi, rela datang ke sekolah untuk mengadu terkait kejadian yang dialami anaknya. Dia menyebut bahwa anaknya menjadi korban pelecehan oknum guru tersebut.

"Ya namanya pelecehan. Kalau pelecehan yang nggak jauh-jauh (raba-raba)," kata BY usia mediasi dengan pihak sekolah, Senin (25/8/2025).***(OKezone.com)
Sumber: okezone.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 18:01

    Penguatan Transmisi Jadi Sorotan dalam Perbaikan Sistem Kelistrikan Sumatera

    JAKARTA - Blackout di Sumatera harus menjadi pengingat pentingnya penguatan jaringan transmisi untuk menjaga pasokan listrik di wilayah tersebut. Jaringan interkoneksi Sumatera yang membentang lintas

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:57

    Dukung Ketahanan Pangan, BRI Salurkan KUR Rp65,9 Triliun Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

    JAKARTA - Penguatan fondasi ekonomi kerakyatan menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menyalurkan pembiayaan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Upaya ini d

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:55

    Menteri PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni 2026

    JAKARTA - Pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan sekolah rakyat tahap II agar seluruh proyek rampung pada 20 Juni 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 di Juli.Hingga 25 Mei 202

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:50

    Kemendag Take Down 2.639 Iklan Elektronik Bermasalah hingga Maret 2026

    JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta penurunan (take down) 2.639 iklan elektronik yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui patroli siber pada 21 platform

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:43

    Kemenag Dukung Aparat Usut Kasus Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul

    JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyesalkan peristiwa pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemenag juga menegaskan dukungannya terhadap langkah a

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.