Peristiwa
Lantai 4 Gedung Asuransi di Surabaya Terbakar, Api Diduga dari Puntung Rokok
detik.com
Selasa, 24 Sep 2019 14:57
Titik api berasal dari dekat tempat wudu gedung tersebut di lantai 4 sekitar pukul 11.00 WIB. Salah satu saksi mata, Putut, mengatakan dirinya tidak melihat api sama sekali dan hanya mendengar suara asing.
"Saya lagi duduk di kantor, terus tiba-tiba dengar ada suara kayak percikan air dari atas. Terus pas saya cek ke belakang, ternyata di gedung sebelah sudah terlihat asap hitam mengepul," ujar Putut kepada detikcom di kantornya, Selasa (24/9/2019).
Putut mengatakan dirinya terkejut dan langsung datang ke lokasi. "Saya langsung saja ke sebelah lalu bilang kalo lantai tertinggi mereka terbakar," tambah Putut
Pimpinan Cabang Mega Pratama General Insurance, Yudi mengatakan bahwa dirinya tidak tahu dan hanya mencium bau yang aneh.
"Awalnya saya tidak tahu karena saya di lantai paling bawah. Ternyata tiba-tiba mas Putut ini datang, saya langsung ke lantai 4. Tiba disana, saya sudah lihat asap hitam mengepul sampai tidak terlihat apa-apa lagi. Saya sudah berpikir bahwa arsip-arsip pasti ludes," ujar Yudi.
"Setelah tahu, saya langsung menelpon 112 dan disambung ke pemadam kebakaran. Dalam 10 menit, pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi," ujar Yudi
Kanit Binmas Polsek Genteng, Ipda Hidayat Nurrahman mengatakan bahwa diduga penyebab kebakaran bukan karena korsleting listrik.
"Masih belum tahu penyebabnya. Tapi diduga karena puntung rokok atau memang ada yang membakar, karena di titik terbakarnya tidak ada aliran listrik sama sekali," ujar Hidayat kepada detikcom di lokasi.
Hidayat juga mengatakan bahwa yang menyebabkan tidak terlihat api dan hanya asap hitam mengepul adalah karena adanya ban di titik kebakaran.
"Jadi tidak terlihat apinya, hanya asap hitam mengepul sampai ke ruang penyimpanan arsip itu lalu kebetulan angin juga kencang dan titik terbakarnya berada di lantai yang tinggi, jadi menambah asap tersebut semakin banyak," ujar Hidayat .
"Jadi di lantai 4 itu hanya ada tempat penyimpanan arsip-arsip dan musala serta tempat wudhu. Titik kebakaran itu tepat disebelah keran wudu dan di sana memang terdapat arsip-arsip bekas dan sepertinya ada ban. Ban itu yang bikin asap tebal hitam mengepul," ujar Yudi kepada detikcom.
Yudi juga menjelaskan bahwa dirinya bingung tentang penyebab kebakaran tersebut.
"Di kantor ini tidak boleh merokok. Jadi seharusnya memang tidak ada yang merokok di lantai 4. Saya bingung juga karena di lokasi tidak ada aliran listrik sama sekali," ujar Yudi.
Yudi mengatakan bahwa dirinya lega karena api belum merambat kemana-mana dan hanya pada lantai tersebut.
"Lega saya setelah tahu bahwa api tidak merambat. Saya paling mencemaskan tempat penyimpanan arsip ini. Tapi untungnya api sepertinya bahkan tidak sampai ke situ," tambah Yudi.
Yudi juga menjelaskan bahwa kerugian dari terbakarnya lokasi tersebut tidak terlalu besar.
"Tidak terlalu parah, jadi paling hanya biaya untuk pengecatan dan perbaikan plafonnya," pungkas Yudi.
Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan
JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan
PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif
JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon
Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik
INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi
Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan
BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk