Rabu, 29 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nenek Pencuri 2 Karung Beras Diduga Kerap Beraksi di Cirebon

Peristiwa

Nenek Pencuri 2 Karung Beras Diduga Kerap Beraksi di Cirebon

Senin, 08 Jul 2019 13:30
Nenek pencuri 2 karung beras saat diamankan oleh warga. (Foto: tangkapan layar media sosial)
CIREBON - Ulah nenek pencuri 2 karung beras di Pasar Celancang, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jabar mencuri perhatian warganet. Suara warganet terbelah. Sebagian iba karena melihat kondisi sang nenek, lainnya tetap tak membenarkan aksi pencurian.

Video yang beredar di media sosial (medsos) mempertontonkan nenek pencuri beras itu tertangkap dan diintimidasi sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tangan nenek itu diikat ke belakang dengan wajah pilu. Pada akhir video tersebut ada seorang warga yang menginjak kaki nenek. Tampak wajah nenek itu pun meringis kesakitan.

Usut punya usut, rupanya nenek tersebut diduga sering mencuri barang-barang milik pedagang Pasar Celancang Cirebon. Pemilik toko sembako yang menjadi korban pencurian, Khaerudin masih tak menyangka dengan ulah nenek pencuri beras.

Menurut informasi yang didapatkan Khaerudin, warga sekitar mengaku sudah mengenali nenek pencuri beras. Sang nenek diketahui kerap mencuri barang-barang milik pedagang Pasar Celancang.

"Iya itu memang modus. Kata orang-orang pasar memang dia (pelaku) itu sering, modusnya begitu. Orang tua yang disuruh mencuri, ada juga yang dilepas karena orangnya tua, ya kasihan," kata Khaerudin kepada detikcom, Senin (8/7/3019).

Khaerduin mengaku ikhlas memaafkan pelaku. Kendati pelaku diketahui sering mencuri. "Saya tidak mau menambah dosa karena masalah ini. Saya kasihan, saya maafkan. Ya enggak tega karena orang tua," ucapnya.

Khaerudin mengaku hanya berniat melindungi nenek tersebut dari amukan massa. Jangan sampai terjadi hal-hal yang di luar dugaannya. "Yang namanya pasar itu kan banyak orang. Saya khawatir, punten-punten (maaf-maaf) nih ya kan ada banyak massa. Saya kasihan, orangnya sudah uzur juga," ucapnya.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki