Sabtu, 11 Jul 2026
Pantai Selatan Gunungkidul Dibanjiri Ubur-ubur Sejak Sepekan Terakhir
admin
Jumat, 03 Jul 2020 10:11
Kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul dibanjiri dengan binatang laut jenis ubur-ubur. Ubur-ubur atau dikenal dengan nama lokal Impes ini terdampar di sepanjang pantai.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono membenarkan adanya ubur-ubur yang terdampar di kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul.
"Betul mas. (Ubur-ubur) tersapu gelombang tadi mendarat di kawasan Pantai Ngrawe ke timur hingga Pok Tunggal. Ubur-ubur terdampar (di pantai) saat gelombang mulai pasang sekitar pukul 14.00 WIB," kata Marjono saat dihubungi, Kamis (2/7).
Marjono menerangkan pihak tim SAR pun berusaha melakukan pembersihan terhadap ubur-ubur yang terdampar di kawasan pantai ini. Tim SAR mencomoti dan menyapu ubur-ubur yang terdampar tersebut.
"Disapu sama diambilin. Terus kita kubur di pasiran. Dikubur supaya tidak ada pengunjung di pantai yang terkena ubur-ubur ini," ungkap Marjono.
Marjono menerangkan jika terkena ubur-ubur ini bisa berbahaya. Hal ini dikarena sengatan ubur-ubur bisa menyebabkan rasa panas hingga berujung sesak nafas.
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto sejak Jumat (26/6) pekan lalu sudah banyak wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Biasanya wisatawan yang terkena sengat ubur-ubur ini adalah mereka yang bermain air laut.
Surisdiyanto merinci pada hari Jumat (26/6) ada 5 orang wisatawan yang tersengat ubur-ubur; di hari Minggu (28/6) ada 42 orang; Selasa (30/6) ada 17 orang dan Rabu (1/7) ada 17 orang yang tersengat ubur-ubur.
"Hari ini (Kamis 2 Juli) total ada 33 orang yang tersengat ubur-ubur. Jika ditotal semuanya sejak Jumat 114 orang tersengat ubur-ubur. Dari jumlah itu, tiga orang harus dilarikan ke klinik karena mengalami sesak nafas usai tersengat ubur-ubur," papar Surisdiyanto.
Sumber: merdeka.com
komentar Pembaca