Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pasutri di Tuban Ditemukan Anaknya Tewas Usai Tak Ada Kabar Berhari-hari

Peristiwa

Pasutri di Tuban Ditemukan Anaknya Tewas Usai Tak Ada Kabar Berhari-hari

Sabtu, 13 Jul 2019 09:40
Detik.com
Polisi saat mengevakuasi mayat pasutri di Tuban
TUBAN - Sepasang suami istri di Tuban ditemukan tewas oleh anaknya. Kini polisi masih menyelidiki tewasnya pasutri yang tinggal di Dusun Tanggungan, Desa/Kecamatan Plumpang itu.

Pasutri yang dimaksud bernama Sukamto (60) dengan Sri Endangwati (55). Setiap hari mereka berdagang makanan-minuman ringan hingga perabot rumah tangga.

Sepasang mayat tersebut pertama kali diketahui oleh anaknya Steven Leonardo (38) dan Wiwik Suryanti (38), Jumat (12/7) sore. Mereka yang tinggal di Lamongan datang untuk menjenguk.

Menurut salah satu tetangga korban, sang anak datang menjenguk lantaran sepasang suami isti yang ditemukan tewas itu tidak ada kabar dalam beberapa hari terakhir. Sehingga mereka khawatir dan datang ke Tuban.

"Kayaknya tadi anaknya yang tahu pertama kali, karena ditelepon beberapa hari kemarin tidak diangkat terus," ujar tetangga korban, Seger. Sabtu (13/7) malam.

Pasutri itu berjualan di rumah yang mereka tempati. Namun toko yang biasa buka tiap pagi itu tampak tutup dalam dua hari terakhir.

"Sekitar dua hari ini, tokonya tidak buka. Padahal biasanya buka," imbuh Seger.

Petugas dari Polsek Plumpung masih melakukan olah TKP setelah mengevakuasi kedua jenazah. Mereka dibantu Satreskrim Polres Tuban.

"Masih olah TKP bersama Tim Inafis, teman-teman Reskrim. Jenazah akan kita bawa ke kamar mayat RSUD Tuban untuk diautopsi." kata Kasat Reskrim AKP Mustijat kepada detikcom.

Kasat membenarkan jika mayat pasutri pertama kali diketahui oleh anaknya. Menurutnya, sang anak berusaha masuk dengan memanjat pagar dan masuk lorong rumah untuk memastikan keadaan pasutri itu.

Pada saat membuka pintu gudang kapas pembuatan kasur, mereka melihat pasutri itu sudah tidak bernyawa dan membusuk. Sementara lampu ruangannya dalam keadaan menyala. Mereka akhirnya melaporkan hal itu ke polsek setempat.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki