Rabu, 29 Jul 2026

Soal “Merumahkan” Tenaga Honor

Pemkab Bengkalis Diminta Bertindak Adil

Laporan : Afdal Aulia
Selasa, 26 Jan 2016 16:50
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis diminta untuk bertindak adil terkait rencana "merumahkan" para tenaga honor di lingkungan Sekretariat Daerah. Mereka yang "dirumahkan" tersebut hendaknya yang benar-benar kinerjanya rendah, walau honorer bersangkutan masih memiliki hubungan keluarga dengan pejabat terkait.

"Jangan sampai terjadi karena honorer ini adiknya kabag, atau ponakannya kabag atau pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah lainnya lantas dikecualikan. Ini sama saja tidak bertindak adil," ujar pengamat sosial Bengkalis, Nanang Syawaluddin kepada wartawan, Selasa (26/01/2016).

Dikatakan, sudah lumrah terjadi, umumnya honorer yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pejabat akan bisa bertahan dibandingkan dengan honorer dari masyarakat biasa. "Kalau kinerjanya bagus ya tidak ada masalah, berarati layak untuk dipekerjakan. Namun, kalau kerjanya hanya datang ngisi absen habis tu merayau kemana-mana, itu yang tak betul dan layak untuk dirumahkan," tutur Nanang.

Satu hal lagi, sambung pria jebolan UNRI ini, begitu kebijakan mengurangi tenaga honor diberlakukan, Pemkab hendaknya tidak melakukan kebijakan merekrut tenaga honor baru.  Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkab tetap saja merekrut tenaga honor baru padahal sudah jelas-jelas Pusat melarang.

"Siapapun itu, mau anak pejabat, cucu pejabat tidak bisa lagi masuk honor mulai 2016 ini karena bertentangan dengan kebijakan "merumahkan" honorer.  Tidak hanya di lingkungan Sekretariat Daerah di Bengkalis, termasuk juga Mess Pemda di Pekanbaru, karena mess tersebut masih dibawah tanggung jawab Bagian Umum," ujar Nanang seraya mendapat informasi kalau di Mess tersebut belum lama ini ada tambahan honorer dari keluarga Pejabat. (afd)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 16:50

    Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti

    PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:47

    Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:45

    'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau

    PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:44

    Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK

    TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te

  • Selasa, 28 Jul 2026 16:41

    Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya

    PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki