Selasa, 07 Jul 2026
Penjelasan TNI, Kronologi Ibu Hamil Tewas saat Baku Tembak di Papua
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 07 Jul 2026 08:56
Markas Besar (Mabes) TNI memberikan penjelasan terkait insiden tewasnya seorang ibu hamil berinisial MD yang tertembak saat berada di dalam rumahnya di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan, peristiwa itu terjadi saat terjadi gangguan tembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari beberapa titik.
"Berdasarkan hasil pendalaman awal di lapangan, insiden terjadi saat adanya gangguan tembakan yang diduga dilakukan OPM dari beberapa titik," kata Nas kepada Liputan6.com, Senin (6/7/2026).
Menurut Nas, personel Satgas TNI yang berada di lokasi tidak melakukan tembakan balasan. Ia menegaskan, prajurit di lapangan mengutamakan keselamatan serta perlindungan terhadap masyarakat sipil.
Nas menjelaskan, kelompok bersenjata tersebut disebut kerap melakukan penembakan ke arah pos TNI. Dalam insiden kali ini, kata dia, tembakan dilepaskan dari jarak lebih dari 900 meter dan lintasan pelurunya melewati kawasan permukiman warga.
"Mereka yang selalu mengganggu kita, selalu menembaki kita. Kita di pos diganggu mereka, diserang mereka. Itu pasukan kita lagi diam di dalam pos. Mereka nembaki dari jarak di atas 900 meter dan itu melewati perkampungan," ujarnya.
TNI menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban yang merupakan warga sipil.
"Perlu saya sampaikan bahwa TNI turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil dalam peristiwa tersebut," ucapnya.
Di sisi lain, beredar video di media sosial yang memperlihatkan sekelompok warga mendatangi markas TNI di Kabupaten Intan Jaya sambil membawa jasad korban. Menanggapi hal itu, Nas membantah adanya pengerahan massa ke markas TNI.(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/penjelasan-tni-kronologi-ibu-hamil-tewas-saat-baku-tembak-di-papua-588357-mvk.html
komentar Pembaca