Jumat, 24 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Seru! Ada Mantan Suami Istri Bertarung di Pilkades Serentak di Sragen

Peristiwa

Seru! Ada Mantan Suami Istri Bertarung di Pilkades Serentak di Sragen

detik.com
Kamis, 26 Sep 2019 14:40
detik.com
Sragen - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sragen menyelipkan beragam cerita. Salah satunya persaingan sengit antarcalon yang berstatus pasangan suami istri (pasutri), ibu-anak, bahkan mantan suami istri.

Pilkades Desa Gebang, Kecamatan Masaran misalnya. Dua calon kepala desa (cakades) yang bersaing adalah kades petahana Jumanto dan istrinya, Novi Purwidiyati. Kepada wartawan, Jumanto blak-blakan mengakui istrinya mencalonkan diri karena tidak ada calon lain yang menantang dirinya dalam pilkades tahun ini.

"Di aturan pilkades kan tidak memperbolehkan calon tunggal. Sedangkan mayoritas warga masih menginginkan saya untuk memimpin lagi sehingga tidak ada yang mau mencalonkan diri. Istri saya kemudian saya dorong untuk maju mendampingi saya," ujar Jumanto ditemui di rumahnya, Kamis (26/9/2019).

Warga Gebang sendiri, lanjutnya, sudah memahami kondisi ini. Pada masa kampanye kedua cakades justru kompak mempromosikan satu calon yakni petahana. Hal tersebut diakui sendiri oleh sang istri, Novi.

"Iya saya sampaikan kepada warga, bahwa saya maju untuk mendukung kelanjutan program suami saya. Jadi sebaiknya jangan pilih saya, pilih bapak (Jumanto)," ujar Novi.

Situasi ini membuat Jumanto percaya diri akan memenangi Pilkades Gebang tahun ini. Menurutnya, ini bukti kerja kerasnya 6 tahun terakhir benar-benar dihargai oleh warga.

"Periode lalu, sehari sebelum hari pencoblosan saya sampai tidak bisa tidur karena deg-degan. Waktu itu kan persaingan sengit, beda dengan sekarang, pikiran saya jauh lebih tenang," kata Jumanto

Hal yang sama terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo yang juga hanya diikuti oleh dua cakades. Bedanya, kades petahana Titik Saptawati mengajukan anaknya sendiri Lilik Anes Ambarwati sebagai rival.

Titik, yang maju pilkades untuk ketiga kalinya, gagal mendapatkan lawan dalam pilkades tahun ini. Lilik sang anak pun maju sebagai rival. Uniknya hal yang sama juga terjadi saat Pilkades 2013 lalu.

Seperti pilkades sebelumnya, Lilik justru mempromosikan ibunya saat kampanye. Saat pengundian nomor urut misalnya, mobil yang dinaiki Lilik justru dipasangi poster bergambar sang ibu.

"Saat kampanye kemarin anak saya juga sampaikan kepada warga, dirinya mencalonkan diri karena mengemban amanah dari ibu. Jadi kampanyenya malah meminta warga untuk membantu memilih saya," kata Titik.

Hal berbeda terjadi di Desa Krebet, Kecamatan Masaran. Kades petahana, Anggun Mahardika mendapatkan tantangan dari mantan istrinya, Suwarti. Persaingan di Pilkades Krebet dipastikan sengit.

"Di Desa Krebet ada tiga calon yang maju. Pasangan nomor urut satu Setun Setiyono, nomor urut dua kades petahana Anggun Mahardika, sedang mantan istri Anggun, Suwarti mendapatkan nomor urut tiga. Saat kampanye kemarin semuanya serius berebut simpati warga. Kalau untuk pemenangnya kita lihat saja nanti saat penghitungan," terang Antok, salah satu warga Desa Krebet.

Menurut Kabag Pemerintahan Desa Setda Sragen, Hildawati Aziroh, fenomena ini dianggap wajar. Pasalnya seluruh warga memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi persyaratan.

"Karena menurut aturan memang tidak mengenal calon tunggal ataupun melawan kotak kosong. Jika pendaftar (cakades) hanya satu, maka tahapan pendaftaran akan diperpanjang sampai ada lawannya. Sehingga banyak yang mengajukan famili terdekat untuk melengkapi. Tapi pada akhirnya kan pilihan warga yang menentukan," ujarnya.

Bagian Pemdes, lanjut Hildawati, tidak secara spesifik menghitung jumlah pasangan suami-istri ataupun keluarga dalam pilkades tahun ini yang digelar di 167 desa. Namun menurutnya jumlahnya tidak sampai 10 persen.

"Pilkades serentak tahun ini diikuti 465 cakades. Calon petahana jumlahnya 125 orang. Mantan kades yang mencalonkan kembali ada 62 orang. Berdasarkan jenis kelamin, cakades pria ada 419 orang sementara cakades perempuan 46 orang," terang Hildawati.
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Jul 2026 20:03

    Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan

    JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:50

    PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif

    JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:46

    Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik

     INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi

  • Rabu, 22 Jul 2026 15:01

    Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG

    Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi

  • Rabu, 22 Jul 2026 14:57

    Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan

    BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki