Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Skandal Susu Sintetis Terbongkar, Pabrik Gunakan Deterjen dan Pupuk Sebagai Bahan Baku

Berita

Skandal Susu Sintetis Terbongkar, Pabrik Gunakan Deterjen dan Pupuk Sebagai Bahan Baku

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 10 Feb 2026 08:39
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Praktik kotor produksi susu sintetis yang mengancam nyawa konsumen terbongkar setelah otoritas keamanan pangan melakukan penggerebekan besar-besaran di distrik Sabarkantha, Gujarat, India. Pabrik ilegal tersebut kedapatan mengolah cairan berbahaya menyerupai susu dengan campuran bahan kimia mematikan seperti deterjen hingga pupuk urea.

Operasi gabungan yang dipimpin oleh Food Safety and Standards Authority of India (FSSAI) bersama aparat kepolisian setempat ini menyasar unit produksi bernama Shree Satya Dairy Products pada Minggu (8/2/2026). Penyelidikan mengungkap bahwa fasilitas maut ini telah beroperasi secara ilegal selama hampir lima tahun.

Modus yang digunakan pelaku tergolong sangat sadis. Untuk menghasilkan sekitar 1.800 liter susu imitasi, mereka hanya menggunakan 300 liter susu asli. Sisanya, massa cairan ditambah menggunakan minyak kelapa sawit, minyak kedelai, bubuk whey, soda kaustik, hingga deterjen dan pupuk urea guna memanipulasi warna, tekstur, serta kadar protein agar menyerupai aslinya.

"Penyelidikan awal menunjukkan fasilitas tersebut telah beroperasi secara ilegal selama hampir 5 tahun," lapor otoritas keamanan pangan dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari Food NDTV.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita 1.962 liter susu palsu dan lebih dari 1.100 liter buttermilk yang telah terkontaminasi bahan kimia. Sebagai langkah pencegahan, sekitar 1.370 liter produk berbahaya langsung dimusnahkan di lokasi kejadian agar tidak sempat mencapai meja makan konsumen.

Produk racikan Shree Satya Dairy Products ini diketahui telah didistribusikan secara luas ke berbagai kota dan desa di wilayah Sabarkantha hingga Mehsana. Saat ini, pabrik tersebut telah resmi disegel, sementara sampel produk dikirim ke laboratorium untuk mengukur tingkat toksisitas dan dampak kesehatan jangka panjang bagi masyarakat yang telah mengonsumsinya.

FSSAI kini tengah menelusuri jaringan distribusi lebih luas untuk memastikan tidak ada produk serupa yang tersisa di pasaran. Masyarakat pun diminta untuk tidak tergiur harga murah dan segera melaporkan produk susu dengan ciri fisik yang mencurigakan kepada pihak berwenang.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.