Peristiwa
Temuan Potongan Kepala dan Tangan Manusia Bikin Geger Warga Banyumas
Selasa, 09 Jul 2019 10:32
"Iya betul ada potongan kepala, tangan dan kaki juga," kata Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun saat dihubungi detikcom, Selasa (9/7/2019).
Menurut dia, informasi penemuan potongan tubuh tersebut berawal dari informasi warga. Saat itu warga melaporkan menemukan daging berukuran besar di sebuah selokan desa Watuagung RT 08 RW 03 Dukuh Plandi.
"Ada laporan warga sekitar pukul 16.30 WIB yang menemukan adanya potongan kepala dan tangan manusia," jelasnya.
Saat ini potongan tubuh tersebut sudah dibawa tim INAFIS ke rumah sakit untuk divisum.
"Upaya kita saat ini mengungkap identitas korban terlebih dahulu. Karena jenis kelaminnya pun belum diketahui," ujarnya.
Lahan Pertanian Hancur Diterjang Rob, DPRD Riau Minta Pemprov Bangun Tanggul di Meranti
PEKANBARU - Bencana banjir pasang air laut atau rob yang terus melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti berdampak fatal bagi kelangsungan hidup warganya. Genangan air asin yang datang secara berkal
Satpol PP Pekanbaru Siap Tertibkan Lagi PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kembali melayangkan peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti. Petugas menegaskan aka
'Bukan Cari Kaya, Cuma Ingin Bertahan Hidup', Keluh PKL Stadion Utama Riau
PEKANBARU - Enam hari pascapenertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, bangunan permanen di lokasi terseb
Kuasa Hukum Pastikan Suhardiman Amby Tak Ajukan Praperadilan Terhadap KPK
TELUKKUANTAN â€" Kuasa hukum Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, nonaktif Suhardiman Amby menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan gugatan praperadilan terkait penanganan perkara hukum yang te
Telan Kerugian Rp24 Miliar, PLTU Koto Ringin Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Surya
PEKANBARU - Rencana kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Koto Ringin berkapasitas 3x2 megawatt (MW) di Kabupaten Siak dinilai berisiko menambah beban investasi. Proyek yang mang