Peristiwa
Tukang Bengkel Motor jadi TNI Gadungan Kelabui 4 Wanita Sulsel dan Sultra
merdeka.com
Senin, 23 Sep 2019 14:21
Sekilas menatap Aldi Hidayat alias Ebong (21), orang akan berpikir dia adalah seorang anggota
bintara polisi atau TNI yang baru saja keluar pendidikan. Ternyata, dia hanya tukang bengkel motor yang menipu banyak perempuan dengan menjadi oknum anggota TNI gadungan.
Saat aksinya terbongkar, Ebong masih terlihat memiliki cukuran cepak ala anggota. Setelah dikorek informasi, ada empat orang perempuan yang berasal dari provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara yang masuk dalam jebakannya.
Tamat SMA tahun 2016 di Raha, Kabupaten Muna, Ebong awalnya berniat mengikuti tes menjadi anggota TNI. Namun, karena nilai tak cukup saat tes, dia gagal diterima.
Padahal, usahanya cukup keras agar supaya resmi menjalani tugas kemiliteran. Beberapa bulan sebelum tes, dia rutin jogging dan latihan fisik.
"Ebong itu memang bercita-cita menjadi tentara, jadi anggota lah pokoknya. Tapi, tidak tahu bagaimana, dia tak lolos," ujar rekan Ebong semasa sekolah, Boni, Minggu (22/9/2019).
Boni mengatakan, sejak sebelum tertangkap menjadi anggota TNI gadungan, sikap Ebong sudah kelihatan sejak sekolah. Sering bolos dan jahil pada rekan-rekannya.
"Suka cerita tinggi-tinggi, tapi kita tidak hiraukan dia," tambahnya.
Terakhir, sebelum keluar merantau, Ebong diketahui bekerja pada sebuah bengkel motor dekat rumahnya. Jarang berkabar, ternyata dia sudah sering mengaku sebagai anggota TNI gadungan.
Saat berhasil ditangkap Buser77 Satreskrim Polres Kendari, Ebong mengaku sudah hampir setahun berpura-pura menjadi anggota TNI dan polisi. Polisi juga menemukan seragam anggota polisi dan TNI lengkap di kamar kosnya.
Selain itu, polisi juga menemukan sepatu laras dan aksesoris lain. Selain itu, ada uang ratusan ribu yang diduga hasilnya menjual handphone milik para korban.
Setelah polisi mencari informasi, ternyata korban Ebong berasal dari kalangan PNS, pegawai honorer dan pekerja swasta. Rata-rata, korban mengaku tertipu karena penampilan luar pelaku.
Malah, salah seorang PNS asal Bulukumba, diduga sudah melakukan foto persiapan Pra Wedding. Keduanya terlihat berfoto di studio dengan ekspresi gembira.
Ebong terlihat duduk mengenakan seragam anggota TNI dengan pangkat Sersan Dua. Sedangkan korbannya, mengenakan seragam PNS warna coklat.
"Pelaku sudah kami amankan. Kalau ada korban lain, silakan menghubungi anggota Polres atau datang langsung melapor," ujar Kapolres.
Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengatakan, korban 4 orang berasal dari lokasi berbeda-beda. Ada yang berasal dari Bulukumba Sulawesi Selatan, Kota Kendari dan Kota Bau-bau.
"Bisa jadi lebih banyak, tapi yang melapor baru 2 orang. Mungkin yang lain enggan," ujar Kapolres.
Saat polisi mendapat informasi dari salah satu korbannya, Ebong dicurigai mencuri handphone. Korban yang berkenalan dengan pelaku, langsung diajak jalan-jalan di pantai Kendari.
Saat itu, pelaku memaksa korban menuju penginapan untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak dan terjadilah pertengkaran.
Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengatakan pelaku ternyata mencuri handphone yang berada di baju korban. Korban lalu melapor dan polisi mulai menyelidiki.
"Saat hendak ditangkap, pelaku berada di Lapangan sepakbola Lakidende Kendari. Kami duga dia juga hendak mencuri handphone orang yang sementara berolahraga," ujar Kapolres.
Saat ditangkap, Ebong tak mengaku dan berusaha mengelak. Namun, setelah diinterogasi, terungkap jika pelaku sudah berkali-kali menipu para korban.
"Dari tangannya, ada sejumlah uang diamankan juga seragam yang dibeli pada salah satu toko penjual seragam anggota di Kota Kendari," kata Jemi Junaidi.
sumber:merdeka.com
Peristiwa
KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil
Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A
Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital
Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah