Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Bantah diminta mahar Prabowo, Emil mengaku modal sendiri di Pilwalkot Bandung

Politik

Bantah diminta mahar Prabowo, Emil mengaku modal sendiri di Pilwalkot Bandung

Sabtu, 13 Jan 2018 11:22
Merdeka.com
Ridwan Kamil di kantor PDAM Tirtawening.
JAKARTA - Bakal Cagub Jabar Ridwan Kamil menegaskan tak ada mahar politik diminta ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai syarat mendapatkan rekomendasi seperti diungkapkan mantan ketum PSSI La Nyalla Mattalitti. Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku tidak diminta mahar politik oleh Partai Gerindra saat pencalonannya di Pilwalkot Bandung tahun 2013 lalu.

"Saya menyampaikan, saya tidak diminta mahar oleh Partai Gerindra, PKS waktu dulu nyawalkot di Bandung," ujar Emil kepada wartawan di kantor PDAM Tirtawening, Jalan Badaksinga, Kota Bandung, Jumat (12/1).

Emil mengungkapkan, hanya mengeluarkan biaya untuk kampanye dalam pencalonannya sebagai wali kota. Sehingga dia memastikan tidak mengeluarkan biaya untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra terkait pencalonannya tersebut.

"Biaya untuk kampanyenya saya yang cari seperti untuk baliho tapi untuk mahar tidak ada," tegas Emil.

Emil mengaku 'dimention' oleh admin akun Partai Gerindra di twitter. Melalui akun resmi twitternya, Partai membantah pernyataan La Nyalla Mattaliti terkait permintaan mahar ratusan miliar rupiah saat pencalonan di Pilgub Jatim

"Akun Saya di mention oleh Gerindra tidak meminta mahar silahkan Tanya ke Ridwan Kamil, makanya Saya jawab. Saya mah tidak ada dalam kapasitas mengomentari (kasus La Nyalla)," ungkapnya.

Seperti diberitakan, Partai Gerindra melalui akun resmi twitternya membantah pernyataan La Nyalla Mattaliti terkait permintaan mahar ratusan miliar rupiah saat pencalonan di Pilgub Jatim. Menurut Gerindra tak hanya La Nyalla yang batal dicalonkan Gerindra, tapi ada sejumlah nama lainnya

"Tidak ada mahar di @Gerindra. Apalagi mahar politik. Silakan konfirmasi langsung kepada pak @jokowi, @basuki_btp, @ridwankamil, @aniesbaswedan, dan @sandiuno yang pernah kami dukung dan berhasil menjadi kepala daerah," demikian salah satu tweet bantahan yang disampaikan admin akun @Gerindra seperti dikutip merdeka.com, Kamis (11/1) malam.

Ridwan Kamil sebelumnya melalui akun twitter kemudian membalas tweet yang disampaikan Partai Gerindra. "Twit admin @Gerindra ini benar. Saya bersaksi. waktu pilwalkot BDG, Pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun utk tiket pilkada. Hatur Nuhun. **Di pilgub Jabar ini kami berpisah, krn syarat menjadi kader partai yang tidak mampu saya penuhi," kicau Emil lewat akunnya yang ditulisnya Kamis (11/1).

(merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor