politik
Banyak kekosongan Jabatan di Bengkalis, Bupati Segera Tunjuk Plt Kasatpol PP
Laporan: Afdal Aulia
Senin, 13 Jun 2016 15:33
BENGKALIS –Satu lagi jabatan strategis di Pemkab Bengkalis yaitu kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi kosong karena pejabat bersangkutan mengundurkan diri.
Sebelumnya delapan jabatan setingkat eselon juga kosong dan ditempati pelaksana tugas (Plt) serta dua posisi camat yang masih nganggur.
Menyikapi kekosongan posisi Kasatpol PP Bengkalis, Bupati
Amril Mukminin segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan
Polisi Pamong Praja (Kakansatpol PP) Kabupaten Bengkalis. Hal ini
disebabkan Kasatpol PP yang lama Najamudin mengundurkan diri dari
jabatan dan juga statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Untuk Plt sebagai Kasatpol PP akan segera kita tunjuk dan saya sudah
perintahkan BKD untuk segera menyiapkan kelengkapan administrasinya.
Tidak ada masalah dengan pengunduran diri saudara Najamudin," ujar
Bupati, Senin (13/06/2016).
Ditegaskannya lagi bahwa saat ini banyak kekosongan kepala SKPD dan sudah ditunjuk Pltnya. Jal ini dikarena ada yang mengajukan pindah dan juga ada persoalan lain yang terkait dengan masalah hukum.
"Untuk Dinas PU sudah kita tunjuk sekretarisnya sebagai Plt, Inspektorat juga sudah ada Plt dari sekretaris. Kemudian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga sudah ditunjuk Plt. Untuk Kasatpol PP kita belum tentukan siapa orangnya, tapi dalam waktu dekat segera saya tunjuk," kata bupati lagi.
Diharapkan Bupati bahwa dengan banyaknya kekosongan jabatan ini tidak berpengaruh kepada pelayanan dan efisiensi kerja PNS yang ada di setiap SKPD, karena sudah ada Plt yang ditunjuk. Maraknya pejabat yang mengundurkan diri, atau tersandung hukum di kabupaten Bengkalis, kedepannya diharapkan bupati hal tersebut jangan terulang kembali.
Untuk diketahui, sejak pertengahan tahun 2015 sampai tahun 2016 terjadi cukup bayak kekosongan di posisi strategis, mulai dari eselon II dan III. Dimulai dari kepala Dinas Pendidikan Herman Sani yang mundur karena ikut Pilkada di Rokan Hilir.
Kemudian Asisten I yang sebelumnya dijabat Amri Faisal dan
Asisten III Huzaini, keduanya meninggal dunia tahun lalu. Posisi Asisten
I diisi Plt Umi kalsum, Asisten III dijabat Hermanto sebagai Plt.
Kemudian Direktur RSUD Bengkalis Zulkarnain Lubis mengundurkan diri,
posisi plt ditempati awalnya oleh dr.Edi Setiawan Ramli namun kemudian
diganti dengan Zulfan Heri selaku Plt. Selanjutnya, kepala Badan
kepegawaian Daerah (BKD) Eri Nasrizal pindak ke Dumai, posisi Plt
ditempati Yuhelmi.
Menyusul kemudian ditetapkannya Sekretaris Daerah Burhanudin dan Kepala Inspektorat Mukhlis sebagai tersangka dan ditahan kejaksaan Agung di Jakarta, dimana posisi Sekda masih lowong setakat ini, baru Pos Kepala Inspektorat diisi Plt. Lantas Kepala Dinas Pekerjaan Umum M.Nasir juga mengundurkan diri, karena diinformasikan yang bersangkutan akan menjabat Sekretaris Kota Dumai.
Terakhir, Kasatpol PP Najamudin mengundurkan diri, diduga kuat karena ada kaitannya dengan kasus dugaan korupsi di Satpol PP Bengkalis.
Selain posisi Sembilan eselon II tersebut, juga ada dua
posisi camat yang diisi Plt yaitu camat Rupat Yusrizal mundur diganti
Fahrizal selaku plt dan camat Mandau Hasan Basri juga mengundurkan
diri.(afd)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon