Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Basis Pendukung Diklaim Jokowi, Sandiaga: Jawa Barat Milik Allah

Politik

Basis Pendukung Diklaim Jokowi, Sandiaga: Jawa Barat Milik Allah

Jumat, 08 Feb 2019 16:36
Detik.com
Sandiaga di Assalam Hypermarket Sukoharjo
SUKOHARJO - Jawa Barat yang pada Pilpres 2014 merupakan basis Prabowo, kini diklaim beralih ke Jokowi. Sandi mengajak semua pihak tidak saling mengklaim kemenangan. Menurutnya semua daerah kepunyaan Allah, tugas manusia hanya bekerja keras meraih dukungan.

Berdasarkan sejumlah hasil survei dan pengamatan ahli, pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin masih unggul dibandingkan Prabowo Sandi. Cawapres Sandiaga Uno mengaku lebih percaya emak-emak.

Hal itu dia sampaikan Sandiaga saat berkunjung di Assalam Hypermarket, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (8/2/2019). Dia percaya suara emak-emak dapat memenangkannya.

"Kalau saya lebih percaya kepada emak-emak. Emak-emak ini lebih memilih Pak Presiden (Jokowi) atau Prabowo-Sandi? Prabowo-Sandi dong," kata Sandi yang tengah dikerumuni emak-emak.

Di Jawa Tengah pun, kampanye Prabowo-Sandi yang sangat gencar dianggap tidak berpengaruh banyak. Sandi lebih meyakini hasil survei internal yang menunjukkan hasil positif.

"Di data internal kita menunjukkan hasil positif dan masyarakat mengapresiasi karena kita fokus di ekonomi," ujarnya.

Sedangkan di Jawa Barat yang pada Pilpres 2014 merupakan basis Prabowo, kini juga diklaim beralih ke Jokowi. Sandi mengajak semua pihak tidak saling mengklaim kemenangan.

"Jawa Barat, Jawa Tengah itu punya Allah, enggak ada yang punya manusia. Kita nggak bisa main klaim lah. Semua itu murni kekuasaan yang di atas. Kita kerja keras saja," katanya.

Dia pun mengatakan tidak menargetkan kemenangan dengan angka spesifik, baik di Jateng, Jabar maupun daerah lainnya. Meski yakin menang, Sandi mengaku harus lebih bekerja keras di sisa waktu 70 hari ini.

"Target kita serahkan kepada Allah. Selasa saya di Solo, Jumat di Solo lagi. Kita niatkan karena banyak masyarakat yang belum menangkap visi misi Prabowo-Sandi, maka kita harus lebih sering turun," ucapnya.

"Kita harus tetap kerja keras karena harus bersaing. Di Jawa Tengah kita harus kerja ekstra keras karena gap suaranya cukup signifikan, Jawa Timur mulai mengejar. Ini kita punya 70 hari," tutupnya.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:41

    Pemkab Kepulauan Meranti Apresiasi Khitanan Massal Yayasan Fitrah Madani

    SELATPANJANG - Sebanyak 68 anak antusias mengikuti khitanan massal di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial inisiasi Yayasan Fitrah Madani ini sukses menyita pe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:40

    Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh

    Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:21

    Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

    Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:06

    Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:03

    Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga

    Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor