Besok, KPU Riau Panggil Oknum Penggadai Mobnas Pemda Rohul
Minggu, 05 Jun 2016 10:22
ROKAN HULU - Terkait Mobnas Pemda Rohul yang diduga
digaikan dan juga nomor plat diduga juga di palsukan dari Nopol BM 1361
MP (di STNK) diganti Plat BM 1361 MC (tertempel di mobil) Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau Akan memanggil Oknum Anggota KPU
Kabupaten Rokan Hulu berinisial RK, Senin (6/6) mendatang ke Pekanbaru.
Pemanggilan tersebut, untuk dimintai klarifikasi terhadap adanya
pemberitaan di media cetak dan elektronik yang menduga RK, telah
menggadaikan aset daerah berupa mobil dinas (Mobdin) Kijang Innova warna
Silver milik Pemkab Rohul yang dipinjam pakaikan kepada KPU Rohul
kepada salah satu Koperasi Simpan Pinjam Harian di Kecamatan Rambah
dengan pinjaman sebesar Rp. 15 juta rupiah
''KPU Riau akan panggil oknum KPU Rohul berinisial RK terhadap
pemberitaan dimedia massa. Kamis (2/6), kemarin kita sudah layangkan
surat panggilan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Agar Senin (6/6)
untuk memenuhi panggilan klarifikasi di kantor KPU Riau,'' kata Divisi
Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Riau Ilham SH LLM melalui selulernya
Jumat (3/6) terkait pemberitan dimedia massa
Oknum KPU Rohul diduga menggadaikan aset Pemkab Rohul.
Menurutnya, dengan tersebarnya informasi dugaan oknum KPU Rohul RK
menggadaikan aset Pemda Rohul, KPU Riau tidak ingin dituding terkesan
seolah-olah membiarkan persoalan tersebut.
Tentunya dengan pemanggilan klarifikasi terhadap Oknum KPU Rohul RK itu,
maka KPU Riau akan tau persoalan yang sebenarnya dan akan menyimpulkan
sementara dari keterangan klarifikasi itu, apakah kasus ini melanggar
kode etik atau tidak.
''Kita akan simpulkan, dari persoalan tersebut setelah
dimintai klarifikasi kepada yang bersangkutan. KPU Riau sudah menerima
laporan dari Ketua KPU Rohul terhadap persoalan ini. Saya sudah hubungi
RK, tapi handphonenya tidak aktif sampai sekarang,'' tuturnya.
Dia memastikan, surat panggilan klarifikasi kepada oknum Anggota KPU
Rohul RK sudah diterima. Sebab, surat KPU Riau itu sudah dititipkan sama
istrinya disertai tanda terima surat tersebut.
''Jika Anggota KPU Rohul RK tidak memenuhi panggilan
klarifikasi pada Senin (6/6), maka KPU Riau akan surati kembali sampai
yang ketiga kalinya,''jelas Ilham
Disinggung apakah ada sanksi kepada Anggota KPU Rohul RK, jika dari
klarifikasi itu diduga perbuatannya telah melanggar kode etik. Ilham
menjelaskan, KPU Riau tidak bisa memberikan sanksi kepada Anggota KPU
Rohul RK.
Namun dari klarifikasi itu, KPU Riau membuat penilaian sementara yang
diputuskan dalam Rapat Pleno dan menyerahkan hasil penilaian itu ke
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
''Sanksi kode etik dari DKPP itu, bisa saja pemberhentian permanent,
teguran tertulis dan rehabilitasi kepada yang bersangkutan,''tuturnya.
Sementara itu, Anggota KPU Rohul berinisial RK yang dihubungi spiritriau.com Minggu, (3/6), handphonenya tidak bisa dihubungi, karena tidak aktif. (Fah)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon