Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Gerindra Sebut Cawagub DKI Bisa Tak Lolos, PKS: Bukan Calon Sembarangan

Politik

Gerindra Sebut Cawagub DKI Bisa Tak Lolos, PKS: Bukan Calon Sembarangan

Jumat, 08 Feb 2019 15:13
Detik.com
JAKARTA - Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif, menyebut ada kemungkinan tiga nama cawagub yang diusulkan PKS, tak lolos fit and proper test. PKS membela kadernya dan menegaskan tiga cawagub DKI usulannya, bukan orang sembarangan.

"Jadi saya baca-baca ada pengamat bilang suasana pemilihannya sarat banget kental banget dengan nuansa politis gitu kan. Jadi semua pengamat atau warga Jakarta yang aware dengan (proses seleksi cawagub DKI). Ini kok lama banget ngapain juga gitu. Toh nanti sudah melalui fit and proper test dan fit and proper test itu juga orang-orangnya juga bukan orang sembarangan," ujar Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif kepada detikcom, Jumat (8/2/2019).

Zakaria mengatakan semua calon yang diusulkan oleh PKS sudah memenuhi unsur. Dia meyakini semua calon akan bisa menggantikan posisi Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur.

"Unsur-unsur masing-masing sudah mewakili. Ada misalnya yang berlatar belakang yang mengerti tentang keuangan dan anggaran. Terus kemudian yang satu ada unsur dari DPRD," sebut Zakaria.

Zakaria meminta komitmen Gerindra terkait cawagub. Menurutnya, proses pemilihan cawagub DKI akan mempengaruhi proses Pilpres.

"Gerindra harus (komitmen) dong. Kita di pencapresan kita sudah luar biasa. Kalau nggak saling mendukung ya gimana," ujar Zakaria.

Sebelumnya, proses fit and proper test untuk tiga cawagub masih terus berlangsung. Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif mengatakan hasil proses tersebut belum bisa diprediksi.

"Calonnya itu bisa saya sampaikan itu bisa tiga-tiganya tidak lolos, bisa lolos bergantung malam ini," kata Syarif saat dihubungi.

Gerindra dan PKS sendiri akan melaksanakan proses lanjutan yaitu focus group discussion (FGD) antara pakar dan cawagub malam ini. Hasil dari FGD tersebut akan diserahkan ke partai pada Minggu (10/2).

"Secara umum ada dinamika yang harus dicermati dengan seksama pada malam hari ini," sebut Syarif.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:41

    Pemkab Kepulauan Meranti Apresiasi Khitanan Massal Yayasan Fitrah Madani

    SELATPANJANG - Sebanyak 68 anak antusias mengikuti khitanan massal di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial inisiasi Yayasan Fitrah Madani ini sukses menyita pe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:40

    Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh

    Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:21

    Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

    Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:06

    Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:03

    Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga

    Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor