Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Golkar Sebut Pemerintah Komitmen Bantu Rakyat Melalui Kartu Prakerja

Golkar Sebut Pemerintah Komitmen Bantu Rakyat Melalui Kartu Prakerja

admin
Senin, 13 Apr 2020 15:29
Menko Airlangga Saat Peluncuran Kartu Prakerja. ©2020 Foto: Zaki/Humas Ekon
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Aceh TM Nurlif, merespon positif dan memberikan apresiasi atas peluncuran Kartu Prakerja yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, penjelasan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto tentang Kartu Pra Kerja mendapat apresiasi yang tinggi di tengah tengah masyarakat.

"Semua pihak sesungguhnya sangat menyadari kesulitan yang sedang dialami oleh semua negara, tidak terkecuali kita Indonesia karena sebab akibat pandemi Covid-19. Namun meski kita di tengah tengah kesulitan, pemerintah tetap konsisten menindak lanjuti komitmennya yang sangat penting untuk membantu rakyat melalui Program Kartu Prakerja," kata TM Nurlif, Senin (13/4).

Dia melanjutkan, kesungguhan Pemerintah telah memotivasi seluruh komponen bangsa bersatu tidak hanya dalam menangani Virus Corona. Tetapi juga sekaligus telah menumbuhkan optimisme dan semangat bersama sehingga kita semua dapat keluar dari kesulitan yang kita hadapi.

"Kesungguhan dan kebersamaan Insyaallah melahirkan kekuatan dan keberhasilan buat kita semua, bangsa Indonesia," katanya.

Kartu Prakerja

Sebelumnya, Airlangga menjelaskan, sasaran program kartu prakerja adalah pekerja, pencari kerja, dan pelaku usaha kecil dan mikro yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Pemerintah juga melakukan pendataan melalui dinas-dinas ketenagakerjaan, pariwisata, koperasi dan UKM, perindustrian dan perdagangan, selain juga pada sektor-sektor yang terdampak oleh pengurangan mobilitas masyarakat seperti transportasi dan ritel.

Sasaran program kartu prakerja ini adalah para pekerja, pencari kerja dan Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Pemerintah melakukan pendataan melalui Kementerian/ Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah, terutama melalui dinas-dinas Ketenagakerjaan, Pariwisata, Koperasi dan UKM, Perindag dan juga pada sektor-sektor yang terdampak oleh pengurangan mobilitas masyarakat seperti transportasi dan ritel.

"Pendataan yang telah dilakukan bukan merupakan pendaftaran. Pendaftaran hanya bisa dilakukan melalui wesite resmi Prakerja. Saya mengimbau masyarakat yang telah melaporkan ke K/L dan dinas-dinas, agar tetap melakukan pendaftaran di situs prakerja," lanjutnya.

Verifikasi data calon peserta program, dilakukan melalui pengecekan dengan database kependudukan (Dukcapil) di Kemendagri, Data Pokok Kependidikan (Dapodik) di Kemendikbud dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial. Hal ini untuk memastikan bahwa peserta Kartu Prakerja sesuai persyaratan, yaitu berusia di atas 18 tahun, tidak sedang sekolah/kuliah dan untuk mendahulukan masyarakat yang belum menerima berbagai bantuan sosial dari Pemerintah, supaya bantuan lebih merata.

"Prioritas atau fokus program Kartu Prakerja adalah Pekerja yang dirumahkan dan yang terkena PHK, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan sumber pekerjaan. Menteri Ketenagakerjaan yang melakukan pendataan para Pekerja tersebut," tandasnya.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor