Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Mega Pernah Tolak Jabatan dari SBY, Bagaimana Peluang Menteri untuk PD?

Politik

Mega Pernah Tolak Jabatan dari SBY, Bagaimana Peluang Menteri untuk PD?

Jumat, 09 Agu 2019 10:48
Detik.com
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokerasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri mengungkit sikap menolak tawaran masuk jadi menteri di kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah kejadian itu, masihkah Partai Demokrat pimpinan SBY berharap dapat kursi?

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengomentari cerita Megawarti sebagai tanda bawa Partai Demokrat partai yang merangkul semuanya. Meski, Jansen belum mengetahui kebenaran kejadian tersebut.

"Aku belum ada jawaban, terkait kebenarannya saya tanya ke Pak SBY. Kalau sampai 8 menteri rasanya kok kebanyakan. Angka pasti aku tanyakan ke Pak SBY. Jika benar itu, bukti politik Demokrat itu politik merangkul. 2009 kan bersama kita lihat, Partai Demokrat menyiapkan kursi MPR untuk Pak Taufiq Kiemas (Suami Megawati)," ucap Jansen saat dihubungi Kamis (8/8/2019).

Terkait peluang masuk kabinet, Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. Bagi Demokrat, Jokowi dengan mempersiapkan menteri yang dapat membantunya.

"Semua kembali berpulang ke Pak Jokowi. Soal masuk koalisi atau tidak, kembali ke Pak Jokowi. Kami pada tidak mau menambah beban Pak Jokowi. Saat ini, Pak Jokowi butuh kenyamanan untuk memilih menteri terbaik membantu beliau lima tahun ke depan," kata Jansen.

Jansen menyebut, Demokrat tidak menyodorkan nama. Mereka menganggap Jokowi sudah pandai memilih dan menyusun menteri.

"Pak Jokowi bukan baru. Ini periode ke dua, sudah kenal ketua umum partai, karakter partai, kader partai. Jadi nggak perlu kita ajarkan atau sodorkan orang," kata Jansen.

Demokrat akan siap jika Jokowi membutuhkan kadernya untuk lima tahun ke depan. Tapi tetap membebaskan Jokowi untuk memilih menggunakan kader Demokrat atau tidak.

"Yang pasti, jika Pak Jokowi lihat tantangan lima tahun ke depan A, kemudian Pak Jokowi harus cari orang, jika kemudian beliau melihat untuk urusan itu ahli pada bidang itu kader Demokrat, kami siap," kata Jansen.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri bercerita masa-masa PDIP jadi oposisi di era pemerintahan SBY. Dia menyebut pernah ada tawaran kursi menteri. Cerita itu merupakan bagian intermeso pidato Megawati.

"Waktu presidennya Pak SBY, saya bilang sama beliau, 'Pak, saya nggak masuk kabinet.' Eh ditawari 8 atau piro (berapa). Menteri loh," kata Megawati di Hotel Grand Inna Bali Beach, Bali, Kamis (8/8).


(Detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 16:44

    Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi

    DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:34

    2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian

    PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:26

    Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

    PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:25

    Pemkab Meranti tak Ajukan Status Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Begini Penjelasannya

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kondisi keuangan daerah masih berada dalam posisi yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Kepastia

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:24

    KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal Terkait Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby

    JAKARTA - KPK memanggil Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal (JUP) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Perkara ini secara langsung menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor