Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Menteri dari PDIP Terbanyak, PKS Ingatkan Integritas dan Profesional

Politik

Menteri dari PDIP Terbanyak, PKS Ingatkan Integritas dan Profesional

Jumat, 09 Agu 2019 10:07
Foto: dok. Mardani
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamin PDIP akan dapat kursi menteri paling banyak. Namun, Jokowi harus melihat latar belakang dari calon menterinya.

"PDIP dapat kursi menteri paling banyak, wajar karena dia pemenang pemilu, partai pak Jokowi. Tapi, Pak Jokowi perlu hati-hati, kapasitas dan integritas nomor satu," ucap ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Kamis (8/8/2019) malam.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh Jokowi untuk mengetahui kapasitas calon menterinya. Sehingga, Jokowi memilih menteri sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Jadi, mau dari partai, mau profesional, pertimbangan kapasitas dan integritas. Libatkan KPK untuk meneliti latar belakang calon. Sesudah itu, monggo itu kewenangan dari Jokowi. Tapi pak Jokowi memang karena rakyat, jadi memilih mana yang bisa menyelesaikan urusan rakyat, tidak memilih yang kepentingan parpol atau kelompok tertentu," kata Mardani.

Sebelumnya, Megawati memberikan pernyataan terbuka yang cukup gamblang mengenai 'syarat' masuknya PDIP dalam kabinet periode kedua Jokowi. PDIP harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet.

"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Mega.

Jokowi langsung menjawab permintaan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengenai jumlah menteri dari Partai Banteng yang harus terbanyak. Jokowi, yang juga kader PDIP, menjamin partainya akan mendapatkan porsi terbesar di kabinet.

"Mengenai menteri. Tadi Bu Mega kan menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat)," tutur Jokowi.


(Detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 16:44

    Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi

    DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:34

    2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian

    PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:26

    Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

    PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:25

    Pemkab Meranti tak Ajukan Status Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Begini Penjelasannya

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kondisi keuangan daerah masih berada dalam posisi yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Kepastia

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:24

    KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal Terkait Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby

    JAKARTA - KPK memanggil Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal (JUP) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Perkara ini secara langsung menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor