Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PDIP soal Ketua Harian: Hak Prerogatif Megawati

Politik

PDIP soal Ketua Harian: Hak Prerogatif Megawati

Kamis, 08 Agu 2019 10:57
Detik.com
Foto: Andreas Hugo Pareira (Dok. Facebook)
DENPASAR - Wacana soal penunjukan ketua harian PDIP menguat jelang Kongres V. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut agenda kongres kali ini adalah penetapan ketua umum.

"Kan kongres memang hanya memilih ketua umum, hanya memutuskan, menetapkan ketua umum," kata Andreas di Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019).

Saat ditanya apakah Megawati akan meminta pertimbangan dari DPP dan DPD partai untuk penunjukan ketua harian, Andreas menjawab ada dua kemungkinan. Menurutnya, penunjukan ketua harian adalah hak prerogatif ketua umum.

"Bisa iya, bisa tidak. Prerogatif Ketum. Pandangan umum kan baru besok," ujarnya.

Andreas juga belum mengetahui apakah soal ketua harian ini akan dibahas di sidang komisi dalam kongres atau tidak. Andreas juga menjawab soal kemungkinan posisi sekjen dijabat selama dua periode.

"Itu tergantung Ibu Ketua Umum. Nanti kalau Ibu Ketua Umum melihat kalau ini selama periode ini dan penugasan. Kita ini kan petugas partai, di mana pun ditugaskan adalah hal yang biasa," tutur Andreas.

Menurut Andreas, tren partainya sejak dulu terhindar dari kasak-kasuk soal posisi ketua umum dan rebutan posisi strategis lainnya di partai. Andreas mengatakan penunjukan sosok yang menempati posisi strategis partai juga dilakukan oleh ketua umum.

"Makanya beda, kongres yang dilakukan PDI Perjuangan sejak ketika mulai tahun 1999, 2000, sampai sekarang. Kita tidak sibuk rebutan ketua umum, terus kemudian siapa posisi di mana. Karena yang memilih itu, memilih ketua umum, dan ketua umum yang memutuskan. Anda ada di mana? Selesai, tidak perlu ada kasak-kusuk," ucap Andreas.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan soal ketua harian akan dijawab di hari kedua Kongres.

"Itu dijawab pada hari kedua kongres, nanti ya, dijawab pada hari kedua. Kan setiap ini ada momentum," ujar Hasto di Grand Inna Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Rabu (7/8).

Wacana posisi ketua harian DPP PDIP santer beredar di kalangan internal partai pemenang Pemilu 2019 ini. Dua kandidat yang berpotensi besar adalah Muhammad Prananda Prabowo (Nanan) dan Puan Maharani.

Penentuan ketua harian disebut akan digelar lewat Kongres V PDIP di Bali pada 8-11 Agustus 2019. Posisi ketua harian akan menangani persoalan sehari-hari partai.

Namun hal-hal yang tergolong sangat penting tetap akan ditangani Ketum PDIP Megawati. Meski begitu, posisi ketua harian tidak bisa dianggap enteng. Posisi itu disebut punya kewenangan yang mirip dengan kewenangan ketum.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 16:44

    Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi

    DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:34

    2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian

    PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:26

    Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

    PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:25

    Pemkab Meranti tak Ajukan Status Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Begini Penjelasannya

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kondisi keuangan daerah masih berada dalam posisi yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Kepastia

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:24

    KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal Terkait Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby

    JAKARTA - KPK memanggil Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal (JUP) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Perkara ini secara langsung menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor