Jumat, 10 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PKS Heran Panitia Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI Pekan Ini

PKS Heran Panitia Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI Pekan Ini

admin
Rabu, 25 Mar 2020 09:47
Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. ©2020 Merdeka.com
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Dani Anwar mengkritik rencana pemilihan Wakil Gubernur yang akan dilaksanakan pekan ini. Dani menilai, sikap seperti ini justru membuat DPRD tidak memberi contoh baik kepada masyarakat.

Dani menilai sikap DPRD yang ngotot menggelar pemilihan Wagub DKI bertentangan atau kontradiktif dengan seruan presiden dan gubernur untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkerumun.

"Di tengah gencarnya Presiden dan Gubernur DKI meminta semua orang untuk tinggal di rumah, ini DPRD malah mengumpulkan orang, harusnya kan DPRD bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di Jakarta," kata Dani kepada merdeka.com, Rabu (25/3).

PKS tidak dalam posisi setuju ataupun tidak dengan rencana pemilihan Wagub DKI dilakukan pekan ini. Hanya saja, pelaksanaan ini malah menimbulkan pertanyaan.

"Ini proses demokrasi, hanya kami heran saja kenapa "ngotot" bener," katanya.

Untuk diketahui, DPRD DKI Jakarta bersikeras melaksanakan pemilihan Wakil Gubernur kendati dalam kondisi rawan penyebaran virus Corona. DPRD mengklaim protokol keamanan kesehatan telah disiapkan saat pelaksanaan pemilihan.

Anggota panitia pemilihan S Andyka mengatakan semua pihak yang berkepentingan akan diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki lobi gedung DPRD. Politikus Gerindra itu menuturkan tingkat keamanan anggota ditingkatkan dengan memberikan masker dan sarung tangan.

"Masuk di ruang paripurna kita berikan masker, sarung tangan dan sebagainya," ujar Andyka, Rabu (25/3).

Dia menuturkan sebelum hari pemilihan tiba, ruang paripurna, tempat pemilihan Wakil Gubernur telah disterilisasi dengan cairan disinfektan. Tidak hanya ruangan, Andyka juga menuturkan setiap anggota dan hadirin sebelum masuk ke ruangan akan disemprot disinfektan. Menurutnya, standar pencegahan penyebaran Corona telah diterapkan.

"Kemudian saat mau masuk ruang rapat paripurna penyemprotan desinfektan satu tubuh seperti yang ada alatnya di Kemenhan, Surabaya, masuk, nanti saat udah steril masuk ke lobi sudah dalam keadaan steril sebadan," ucapnya.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk menunda pemilihan terhadap calon Wakil Gubernur DKI yang dijadwalkan pada Senin 23 Maret. Penundaan ini berdasarkan perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Jakarta.

Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi menuturkan penundaan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Yang jelas, kata Prasetyo, rapat paripurna pemilihan Cawagub akan digelar hingga kondisi penyebaran Covid-19 terkendali.

"Ditunda saja dulu, kalau kondisi sudah membaik tinggal kita paripurnakan saja," ujar Prasetyo, Jumat (20/3).

Politikus PDIP itu menuturkan, segala persyaratan untuk pelaksanaan pemilihan telah terpenuhi. Sehingga menurutnya, penundaan pemilihan tidak akan mengubah segala proses apa pun.

"Yang pasti penundaan ini merupakan langkah mitigasi kami di DPRD DKI Jakarta," ucapnya.

Dua calon Wakil Gubernur yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis sebelumnya telah selesai melakukan tahapan wawancara dengan panitia pemilih (Panlih). Seusai tahapan wawancara, keduanya tinggal menunggu proses pemilihan oleh anggota DPRD pada Senin 23 Maret.
Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor