Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PKS Yakin Gerindra Jadi Oposisi, Fadli Zon: Kami Serahkan ke Pak Prabowo

Politik

PKS Yakin Gerindra Jadi Oposisi, Fadli Zon: Kami Serahkan ke Pak Prabowo

Rabu, 07 Agu 2019 09:26
Detik.com
Foto: Fadli Zon
JAKARTA - Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan partainya siap sendirian berada di luar pemerintahan meski dirinya yakin Gerindra tak akan bergabung ke koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf alias jadi oposisi. Menanggapi itu, Waketum Gerindra Fadli Zon mengatakan keputusan berkoalisi atau jadi oposisi diserahkan ke Prabowo Subianto.

"Kita melihat dan sudah mengambil keputusan bahwa menyangkut masalah penjajakan koalisi atau berada di luar pemerintahan itu diserahkan ke Ketua Dewan Pembina yaitu Pak Prabowo," kata Fadli, Selasa (6/8/2019) malam.

Fadli menyatakan Prabowo bakal mempertimbangkan banyak hal sebelum menentukan sikap partai. Salah satu yang disebutnya menjadi pertimbangan Prabowo ialah bagaimana visi dan program Gerindra bisa diimplementasikan ke depannya.

"Tentu Pak Prabowo juga mempertimbangkan kalau ini demi kepentingan bangsa dan negara dan memang diperlukan dan kita bisa berbuat dengan visi misi maupun program yang kita miliki itu bisa terakomodasi dan bisa dieksekusi itu artinya kita memberikan suatu platform pada kepentingan yang lebih besar. Kepentingan bangsa dan kepentingan rakyat," ujarnya.

Dia menyebut masih ada waktu untuk mempertimbangkan sikap politik hingga pemerintahan baru dibentuk pada Oktober mendatang. Fadli menegaskan hubungan Gerindra dengan PKS sangat baik.

"Tidak ada masalah. Kita suda bekerja sama bertahun-tahun dalam berbagai peristiwa besar politik. Jadi kita mempunyai komunikasi politik dan silaturahim politik yang sangat baik," ujarnya.

Sohibul sebelumnya menyatakan PKS siap jika nantinya sendirian berada di luar koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf alias jadi oposisi. Sohibul mengatakan PKS menjalankan logika dasar demokrasi dengan adanya check and balance. Sohibul juga menyinggung Gerindra, yang disebutnya sudah ada proses bergabung ke pemerintah.

"Kami melihat partai lain tidak ada yang siap. Ya udah, kami lah. Ya kalau sekarang Gerindra sudah ada proses ke sana (merapat ke pemerintah), ya, udah kami sebagai the last resource. Kita ini tumpuan terakhir dari terbangunnya demokrasi yang berkualitas," ujar Sohibul Iman di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta Barat, Senin (5/8).

Meski demikian, dia yakin Gerindra yang dipimpin Prabowo tak akan merapat ke pemerintah. Sohibul yakin Prabowo akan ingat ajakannya untuk tetap menjadi oposisi.

"Khusus untuk Gerindra, saya berulang kali tegaskan sebagai sahabat, saya masih punya keyakinan ujung-ujungnya nggak kok, dia (Gerindra) nggak ke sana, insyaallah bersama PKS," ucap Sohibul.


(Detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 16:44

    Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi

    DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:34

    2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian

    PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:26

    Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

    PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:25

    Pemkab Meranti tak Ajukan Status Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Begini Penjelasannya

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kondisi keuangan daerah masih berada dalam posisi yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Kepastia

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:24

    KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal Terkait Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby

    JAKARTA - KPK memanggil Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal (JUP) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Perkara ini secara langsung menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor