Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Pimpinan DPR minta Golkar segera serahkan nama pengganti Setya Novanto

Politik

Pimpinan DPR minta Golkar segera serahkan nama pengganti Setya Novanto

Senin, 08 Jan 2018 17:50
Merdeka.com
Taufik Kurniawan.
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, hingga kini Pimpinan DPR belum menerima surat dari Fraksi Partai Golkar terkait nama calon ketua DPR yang akan menggantikan Setya Novanto sehingga Pimpinan DPR hanya menunggu surat tersebut.

"Sampai hari ini belum terima secara resmi dari Fraksi Partai Golkar terkait calon pengganti Pak Novanto, saya sudah cek kepada Kesekjenan DPR," kata Taufik di Jakarta, Senin (8/1) dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, tidak ada batas maksimal Fraksi Golkar mengajukan nama pengganti Novanto, namun dirinya berharap prosesnya segera dilakukan. Hal itu, menurut dia, karena di internal Golkar sudah selesai melakukan konsolidasi sehingga diharapkan segera memutuskan kandidat pengganti Novanto.

"Kami harap secepat mungkin bisa menyampaikan, karena secara internal sudah selesai maka makin cepat makin baik," ujarnya.

Taufik yang juga merupakan Wakil Ketua Umum DPP PAN itu mengatakan, Pimpinan DPR akan melakukan Rapat Pimpinan pada Selasa (9/1) setelah dilaksanakan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang ke-IV Tahun Sidang 2017-2018.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, Fraksi Partai Golkar memiliki kewenangan mengusulkan nama pengganti Novanto dan Pimpinan DPR tetap dalam posisi menunggu usulan tersebut.

Agus mengatakan, sebenarnya Rapat Pimpinan DPR akan dilaksanakan pada Senin (8/1) namun batal sehingga akan dilakukan pada Selasa (9/1) usai Rapat Paripurna pembukaan Masa Sidang.

"Tentunya karena besok paripurna ya setelah paripurna apabila usulan Fraksi Partai Golkar untuk Pimpinan DPR RI sudah masuk. Jadi ini sebenarnya tata cara sesuai peraturan perundangan sehingga kami tetap menunggu usulan dari Fraksi Golkar," katanya.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, terkait belum ada ketua DPR definitif, tidak mempengaruhi pembukaan masa sidang DPR karena rapat paripurna bisa berjalan apabila minimal dua orang Pimpinan DPR hadir.

Selain itu, menurut dia, Rapat Pimpinan DPR bisa berjalan, minimal dihadiri tiga orang Pimpinan DPR sehingga tidak akan menyulitkan proses di DPR termasuk pelaksanaan Rapat Paripurna DPR.

(merdeka.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor