Kamis, 09 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Prabowo Datang ke Kongres PDIP, PKS Yakin Gerindra Tetap Oposisi

Politik

Prabowo Datang ke Kongres PDIP, PKS Yakin Gerindra Tetap Oposisi

Jumat, 09 Agu 2019 09:57
Detik.com
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin Partai Gerindra tetap memilih oposisi meski Ketua Umum-nya Prabowo Subianto datang ke Kongres ke-V PDIP di Bali. Tetapi, PKS memberi apresiasi kepada Prabowo yang datangi undangan dari Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Pertama apresiasi Pak Prabowo penuhi undangan, karena itu kan sunah nabi, apalagi partai politik sesudah pemilu itu mitra membangun bangsa," ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, saat dihubungi detikcom, Kamis (8/8/2019) malam.

Mardani yakin, kedatangan Prabowo ke kongres PDIP bukan berarti mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. PKS yakin Gerindra tetap istikamah di jalan oposisi.

"Kalau Pak Jokowi ngajak (koalisi), ya wajar juga. Tapi saya yakin Pak Prabowo atau Gerindra bareng sama kami di oposisi," kata Mardani.

PKS mengaku sudah lama memiliki kedekatan dengan Gerindra. Namun, jika Gerindra akhirnya memilih berkoalisi dengan Jokowi, PKS akan menerima.

"Kami bersama Gerindra sudah lama sejak 2013 dan selama ini, sifatnya sehati terus. Walaupun Gerindra putuskan apapun, PKS menghargai. Sekarang kan belum (ada keputusan) saya berdoa dan berharap," ucap Mardani.

Diketahui, Prabowo Subianto menghadiri Kongres V PDIP di Bali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut peluang Prabowo bergabung ke koalisi pemerintahan serba mungkin karena ini merupakan politik.

"Ya, politik itu kan semua serba mungkin," kata Jokowi usai menghadiri Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Kamis (8/8/2019).

Meski demikian, Jokowi menyebut belum ada pembahasan soal koalisi dengan Prabowo. Dia menegaskan soal koalisi harus dibicarakan dengan partai-partai ketum parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Belum, kita ini belum ketemu dengan ketua-ketua partai koalisi, kita belum ketemu. Kalau ketemu kita akan berbicara nanti mengenai tambahan koalisi misalnya yang berkaitan dengan menteri. Belum, kita belum ketemu," ucap Jokowi.


(Detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Jul 2026 16:44

    Karyawan Swasta Diamankan Polres Dumai Bersama 220 Butir Diduga Pil Ekstasi

    DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. Petugas berhasil mengungkap

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:34

    2,2 Juta Hektare Lahan Bersertifikat di Riau Masih Berstatus Kawasan Hutan, DPRD Desak Pemerintah Pusat Segera Beri Kepastian

    PEKANBARU â€" Fakta mengejutkan terungkap jika sebelumnya sekitar 80 ribu hektare lahan bersertifikat berstatus kawasan hutan, kini DPRD Riau menemukan bahwa sekitar 2,2 juta hektare lahan yang telah

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:26

    Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

    PEKANBARU â€" PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian dividen sebesar 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakat

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:25

    Pemkab Meranti tak Ajukan Status Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Begini Penjelasannya

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kondisi keuangan daerah masih berada dalam posisi yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Kepastia

  • Rabu, 08 Jul 2026 16:24

    KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal Terkait Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby

    JAKARTA - KPK memanggil Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal (JUP) untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap. Perkara ini secara langsung menjerat Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor