Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Prabowo Singgung Mark Up Anggaran, Gerindra Ungkit Kritik JK soal LRT

Politik

Prabowo Singgung Mark Up Anggaran, Gerindra Ungkit Kritik JK soal LRT

Kamis, 07 Feb 2019 13:44
Detik.com
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus capres Prabowo Subianto menyinggung soal adanya mark up anggaran negara sehingga menyebabkan 'kebocoran' sekitar 25 persen. Partai Gerindra menyebut pernyataan Prabowo sudah jadi rahasia umum. Mereka mengungkit kritik Wapres Jusuf Kalla (JK) soal biaya LRT.

"Kalau yang soal mark up ini kayaknya nggak bisa pakai data lagi. Itu sudah jadi rahasia umum menurut saya," kata politikus Gerindra Muhammad Syafii di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Syafii berbicara lebih jauh soal kritik JK terkait pembangunan LRT Jabodetabek. Saat itu, JK menilai proyek tersebut terlalu mahal karena biaya pembangunannya membengkak hingga Rp 500 miliar per kilometer.

"Sampai-sampai wakil presiden memberi komentar pembiayaan LRT yang 1 Km itu sampai Rp 500 miliar itu sangat mahal. Kan Pak JK ini memang orang yang berkecimpung di bidang itu," sebut Syafii yang juga Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) timses Prabowo-Sandiaga itu.

"Jadi kalau dia (JK) secara internal yang duduk sebagai wapres sudah berkomentar seperti itu, saya kira memang ini bukan perlu data lagi. Itu memang sudah menjadi rahasia umum," imbuh dia.

Syafii berharap pemerintah bisa berkomitmen untuk menggunakan anggaran negara seefisien mungkin. Dia ingin anggaran negara tak digunakan untuk pembangunan yang sia-sia.

"Yang diperlukan sekarang adalah komitmen dari pemerintah ke depan agar memang menggunakan anggaran seefektif mungkin, sehingga dengan dana yang ada kita bisa melakukan pembangunan yang maksimal," tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto memperkirakan sekitar 25% anggaran negara 'bocor'. Prabowo menyebut tentang 'kebocoran' anggaran negara itu sudah ia hitung dan tulis di bukunya.

Prabowo kemudian menjelaskan penyebabnya. Capres nomor urut 02 itu menyebut kondisi seperti ini terjadi terus-menerus.

"Proyek yang harganya 100 dibilang 150. Itu namanya apa, penggembungan, namanya mark up. Harga 100 dia tulis 150. Bayangkan, jembatan harga 100 ditulis 150. Dan ini terjadi terus-menerus. Kita harus objektif masalah ini sudah jalan lama. Ini harus kita hentikan dan kurangi," kata Prabowo saat berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:41

    Pemkab Kepulauan Meranti Apresiasi Khitanan Massal Yayasan Fitrah Madani

    SELATPANJANG - Sebanyak 68 anak antusias mengikuti khitanan massal di Pondok Pesantren Darul Fikri, Selatpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan sosial inisiasi Yayasan Fitrah Madani ini sukses menyita pe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:40

    Menteri Haji Soroti Layanan Krusial, Dorong Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026 Menyeluruh

    Jakarta â€" Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 sebagai wadah identifikasi kekurangan.

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:21

    Polda Papua Tengah Sukses Gelar Bhayangkara Fun Run, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

    Polda Papua Tengah telah sukses menggelar Bhayangkara Fun Run 5K di Nabire, sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara ini bertujuan untuk mendukung ma

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:06

    Pemkab Jayawijaya Dorong Budi Daya Pangan Lokal, Perkuat Ketahanan Pangan Jayawijaya dan Ekonomi Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan secara aktif mendorong masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal. Inisiatif ini melibatkan 328 kampung di seluruh wilayah Jayawijaya guna

  • Sabtu, 04 Jul 2026 11:03

    Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Pimpinan Mbalingga

    Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengungkap hasil dari penyelidikan terkait penembakan yang menimpa pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29). Hasil penyel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor