Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Serapan APBD Masih Rendah, Bupati Bengkalis Deadline SKPD Dua Bulan

Politik

Serapan APBD Masih Rendah, Bupati Bengkalis Deadline SKPD Dua Bulan

Laporan: Afdal Aulia
Selasa, 31 Mei 2016 16:44
dok.SpiritRiau.com
Amril Mukminin

BENGKALIS-Masih rendahnya serapan APBD Bengkalis tahun anggaran 2016 yang sudah memasuki penghujung triwulan kedua, mendapat reaksi dari bupati Amril Mukhminin. Bupati memberi deadline (batas waktu,red) dua bulan kepada seluruh SKPD untuk memaksimalkan realisasi APBD tahun ini.

Hal itu disampaikan langsung Amril Mukhminin ketika ditemui Selasa (31/05/2016) saat disinggung soal serapan APBD yang masih berkisar belasan persen. Malahan banyak SKPD yang belum menjalankan kegiatan mereka pada tahun anggaran ini, termasuk soal pelelangan proyek juga mendapat respon dari kepala daerah.

"Saya beri batas waktu satu atau maksimal dua bulan kedepan kepada seluruh kepala SKPD untuk merealisasikan kegiatan mereka secepatnya. Termasuk melaksanakan lelang proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa, dengan menyerahkan semua dokumen ke ULP untuk dimulainya pelelangan umum,"ungkap Amril.

Kemudian sambung bupati, batas waktu dua bulan dimaksud adalah seluruh kegiatan sampai dengan akhir triwulan kedua nantinya sudah dilaksanakan oleh SKPD-SKPD, sesuai dengan target yang dibuat SKPD. Artinya, sampai dua bulan kedepan bukan progress APBD mencapai 100 persen di SKPD, melainkan semua kegiatan yang harus dilelang sudah dilaksanakan pelelangannya, termasuk kegiatan rutin.

Mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini juga mengingatkan kepala SKPD untuk tidak terlalu sering bepergian atau dinas keluar daerah. Karena percepatan realisasi APBD berkaitan erat dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah, sehingga kepala SKPD dituntut untuk bergerak cepat.

"Para kepala SKPD jangan terlalu sering keluar daerah, kalau memang tidak urgen tidak usah bepergian sampai berhari-hari. Sebab banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dimana pada akhir tahun anggaran 2016 ini sisa lebih penggunaan anggara (silpa) dapat ditekan seminimal mungkin,"imbau bupati, yang bakal memberikan sangsi kepada kepala SKPD bila tak mampu memenuhi target dua bulan kedepan.

Serahkan Dokumen ke ULP

Terpisah, sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Tarmizi yang dikonfirmasi terkait progress APBD dan kegiatan di Dinas PU mengemukakan bahwa pihaknya sudah menyerahkan 300-an lebih dokumen lelang ke ULP secara bertahap. Namun sampai saat ini baru 135 paket kegiatan yang baru dilaksanakan pelelangan umum.

"Sudah 300-an dokumen lelang yang kita serahkan ke ULP untuk dilelang, tapi sampai saat ini baru 135 paket yang dilelang. Masih ada sekitar 100-an kegiatan lagi yang dokumennya baru akan diserahkan dalam waktu dekat ke ULP,"papar Tarmizi.(afd)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.