Politik
Terkait Pengelolaan Taman Nasional Zamrud, Anggota Komite II DPD RI Lakukan Kunjungan Kerja
Laporan:Sahril Ramadhana
Rabu, 27 Jul 2016 16:56
SIAK - Wakil Bupati Siak Alfedri menerima kunjungan kerja anggota DPD RI Komite II terkait pengelolaan Taman Nasional Zamrud yang di kukuhkan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kala beberapa waktu lalu, di Ruang Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Rabu (27/7/2016).
Selain itu, kunjungan kerja ini juga terkait dengan pembahasan pembangunan infrastruktur, pertanian dan lahan gambut yang ada di kabupaten Siak.
Dalam sambutannya, secara panjang lebar Wabup menceritakan kondisi kabupaten Siak dan Taman Nasional Zamrud yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat saat ini.
"Awalnya kawasan danau Zamrud itu adalah kawasan suaka marga satwa. Pada waktu itu Bupati Siak terdahulu Arwin di tahun 2001 telah melakukan usulan perluasan kawasan tersebut, dari 28 ribu hektar hingga menjadi Taman Nasional Zamrud seluas 31 ribu hektar lebih," ujarnya.
Langkah selanjutnya kata dia, mengenai penataan tapal batas hutan tersebut. Kemudian rencana pengelolaan dari Taman Nasional Zamrud berupa zonasi-zonasi yang diharapkan ada pembicaraan lebih lanjut antara pemerintah pusat dengan Kementrian terkait. Mengingat dikawasan tersebut adanya potensi pertambangan minyak.
"Disamping itu perlu kelembagaan untuk mengurus Taman Nasional Zamrud tersebut, tidak cukup hanya kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saja, melainkan juga dukungan dari kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB)," jelas Wabup.
Semua usulan yang dipaparkan, Wabup berharap melalui anggota Komite II DPD RI bisa menjembatani usulan tersebut. Karena manfaat yang begitu besar di Taman Nasional Zamrud.
Disisi lain, Asisten II Pemkab Siak Syafrilenti menambahkan meminta dukungan terhadap restorasi lahan gambut. Selain itu kabupaten Siak juga memiliki Jalan Nasional dari simpang Lago menuju Tanjung Buton lebih kurang 130 Km agar mendapat perhatian dari kementerian terkait.
Bahkan kata dia, sebelumnya Bupati Siak Syamsuar diawal tahun 2015 lalu telah ekspos di Dirjen Binamarga kementerian PU di Jakarta terkait usulan pembangunan jalan nasional di kabupaten Siak.
Menanggapi usulan-usulan yang disampaikan, anggota DPD komite II Rosti Uli Purba berharap Pemkab Siak menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk diserahkan ke pihak kementerian. Untuk itu ia menambahkan koordinasi dari Satker sangat dibutuhkan terkait beberapa usulan tersebut.
Ia juga berharap terkait usulan ini, para SKPD dapat mengusulkan program kepada DPD RI, sesuai dengan mitra kerja komite II yang bisa menjembatani perihal tersebut.
Untuk diketahui, mitra kerja komite II DPD RI antara lain Kementerian Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian PU, Kementerian Dikti dan Ristek, serta Kementerian Perumahan Rakyat dan Desa Tertinggal.
Dalam kunjungan kerja Anggota Komite II DPD RI ini juga dihadiri, Kadis Pertambangan dan Energi Amin Budyadi, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Rubiati, Kaban BPMPD Abdul Razak, Camat Dayun dan SKPD terkait lainnya.(ril)
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon