Rabu, 27 Mei 2026
Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024
Laporan M. Rafii
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 20 Des 2024 13:11
BENGKALIS â€" Pemerintah Kabupaten Bengkalis resmi menetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi tahun 2024. Langkah ini diumumkan dalam rapat yang digelar di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Jumat (20/12/2024), yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis, Drs. Sufandi, mewakili Bupati Bengkalis.
Dalam sambutannya, Sufandi menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang meliputi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. “Rapat ini adalah wujud nyata kesiapsiagaan kita dalam melindungi masyarakat dari dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bengkalis,” ujar Sufandi.
Ia menekankan bahwa langkah-langkah antisipatif harus segera dilakukan. “Kita perlu membentuk posko gabungan, mempersiapkan sarana dan prasarana, serta menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan bencana,” tambahnya. Selain itu, penguatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial juga menjadi prioritas.
Sufandi meminta seluruh stakeholder untuk bersinergi dan membentuk tim reaksi cepat guna memantau kondisi alam serta potensi bencana yang berisiko tinggi. “Tim ini akan bertugas mengumpulkan informasi kebencanaan untuk mendukung koordinasi lintas sektor ketika bencana terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengajak semua pihak untuk menyamakan langkah dan persepsi dalam menyusun rekomendasi yang konkret. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan semua pihak terkait di Kabupaten Bengkalis. “Kita harus memacu seluruh elemen agar siap menghadapi segala kemungkinan,” katanya.
Rapat tersebut dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan Polres Bengkalis, Hotman; Passilog Dandim 0303/Bengkalis, Lettu Inf Ucok Doni Samosir; Jafung Analisis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Bengkalis, Erzansyah; serta Sekretaris Diskominfotik Bengkalis, Adi Sutrisno.
Dalam diskusi, para peserta menyampaikan berbagai usulan untuk memperkuat mitigasi bencana, termasuk peningkatan pelatihan bagi masyarakat di daerah rawan bencana dan pengadaan peralatan kebencanaan yang lebih modern.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan respons cepat terhadap ancaman bencana, terutama selama musim hujan yang diprediksi lebih panjang tahun depan.
Sufandi berharap dengan penetapan status siaga darurat ini, Bengkalis dapat meminimalisir dampak bencana terhadap masyarakat. “Dengan persiapan yang matang, kita bisa menjaga keamanan dan kesejahteraan warga Bengkalis,” tutupnya.
Penetapan Status Siaga Darurat ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menghadapi tantangan bencana hidrometeorologi secara terintegrasi dan efisien.
komentar Pembaca