Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Pertama di Dumai, Nelayan Tanjung Palas Terapkan Teknologi Fish Finder Bantuan Pertamina

Pertama di Dumai, Nelayan Tanjung Palas Terapkan Teknologi Fish Finder Bantuan Pertamina

admin
Senin, 17 Feb 2020 20:30
Istimewa
Nelayan Kelompok Tuna Tanjung Palas, Kota Dumai saat menggunakan Fish finder bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina RU II Dumai.
DUMAI - Sebanyak 14 nelayan yang tergabung dalam Kelompok Tuna Tanjung Palas, Kota Dumai, Provinsi Riau mulai menerapkan teknologi fish finder atau pencari ikan pertama kali di Kota Dumai pada Minggu (16/2). Fish finder tersebut merupakan bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai.

“Penerapan teknologi tersebut merupakan kali pertama bagi nelayan tangkap di wilayah Dumai,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Dumai, Afifuddinsyah.

“Atas nama Pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Dinas Perikanan mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang membantu kami untuk menginisiasi penggunaan teknologi penangkapan atau fish finder bagi para nelayan Dumai untuk pertama kalinya,” imbuh Afifuddinsyah.

Ia menjelaskan berdasarkan Peraturan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan Perikanan, perairan Dumai bukan merupakan area tangkap ikan atau fishing ground karena merupakan jalur keluar masuk kapal industri, sehingga para nelayan harus menempuh puluhan kilometer dan memakan waktu hingga berhari-hari untuk kembali ke darat.

“Penggunaan fish finder tentu akan sangat membantu bagi para nelayan agar pencairan ke tengah laut menjadi sangat efektif dengan alat pendeteksi ikan yang canggih ini,” ungkap Afif.

Dirinya berharap Kelompok Nelayan Tuna yang dibina oleh Pertamina bisa berhasil memanfaatkan alat tersebut sehingga bisa menjadi percontohan bagi nelayan lainnya.

“Jika program ini berhasil, bukan tidak mungkin kami dari pihak pemerintah akan mulai memprogramkan penerapan fish finder untuk seluruh nelayan di Kota Dumai,” tambahnya.

Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, & CSR RU II, Brasto Galih Nugroho menuturkan pihaknya memberikan dua alat fish finder yang merupakan keluaran terbaru kepada kelompok nelayan Tanjung Palas.

“Kedua alat tersebut nantinya akan digunakan oleh kelompok secara bergantian dengan jadwal yang mereka tentukan sendiri,” kata Brasto.

Lebih jauh, Ia menerangkan pihaknya tidak hanya memberikan alat saja tapi juga pelatihan tentang bagaimana cara penggunaannya dengan menggandeng Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Dumai sebagai narasumber.

“Di sini kami melibatkan para pengajar dan mahasiswa dari Politeknik KP Dumai sebagai pendamping teknis bagi para nelayan,” kata Brasto.

Politeknik KP merupakan perguruan tinggi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang didirikan untuk mengembangkan kualitas dan kapasitas nelayan di Indonesia.

“Kami sangat terbuka apabila para mahasiswa atau dosen ingin melaksanakan penelitian atau praktik di program ini, dengan harapan akan muncul inovasi terapan baru yang nantinya bisa memberikan nilai tambah bagi para anggota kelompok nelayan,” tutup pejabat sementara Unit Manager tersebut. (Vie)
LingkunganSosial
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Rabu, 27 Mei 2026 12:36

    Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing

    Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha

  • Jumat, 22 Mei 2026 13:00

    Harmoni di Tanah Balai Raja, Saat Sang Gajah dan Manusia Berbagi Ruang Kehidupan

    DURI-Malam berganti subuh di kawasan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, namun pekatnya kecemasan belum juga beranjak dari benak Jhon Hendrik Purba. Saban waktu, detak jantungnya berpacu lebih cepat seti

  • Jumat, 08 Mei 2026 09:36

    Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau

    Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar  kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.