Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Suasana di lingkungan Pemprov Riau Mendadak Bergejolak.

Sosial

Suasana di lingkungan Pemprov Riau Mendadak Bergejolak.

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 07 Nov 2025 18:49

Pekanbaru-Suasana di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendadak bergejolak. Setelah Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal pekan ini, roda pemerintahan langsung bergerak cepat di bawah kendali Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Dalam waktu singkat, SF Hariyanto melakukan perombakan besar-besaran: 10 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diganti. Langkah ini sontak memunculkan spekulasi liar di kalangan pegawai dan pengamat politik daerah. Ada yang menilai ini sebagai langkah penyegaran birokrasi, namun tak sedikit pula yang membaca sebagai tanda dimulainya "perang sebenarnya" antara dua poros kekuasaan-kubu Abdul Wahid dan barisan SF Hariyanto.

Di internal Pemprov, aroma persaingan itu sejatinya sudah lama tercium. Abdul Wahid dikenal dekat dengan sejumlah pejabat yang ia tunjuk sejak awal masa jabatannya. Sementara SF Hariyanto, yang semula menjabat Sekretaris Daerah, memiliki jejaring birokrasi yang tak kalah kuat.

Kini, setelah Wahid tersandung kasus korupsi dan ditahan KPK, peluang bagi SF Hariyanto untuk menata ulang barisan terbuka lebar.

"Pergantian ini bukan soal politik, tapi soal tanggung jawab menjalankan pemerintahan agar tetap stabil," tegas SF Hariyanto dalam keterangannya di Gedung Daerah, Kamis (6/11).

Namun, seorang pejabat Pemprov yang enggan disebut namanya menyebut langkah cepat itu juga bernuansa balas arah.

"Beberapa nama yang diganti itu orang dekat Pak Wahid. Sekarang banyak wajah baru yang lebih dekat ke Pak SF,"  ujarnya lirih.

Perubahan tersebut menandai babak baru dinamika kekuasaan di Riau. Di satu sisi, SF Hariyanto dituntut menjaga stabilitas birokrasi agar pelayanan publik tidak terganggu. Namun di sisi lain, publik melihat momentum ini sebagai cara menegaskan kendali penuh atas pemerintahan yang sempat terpecah akibat kasus hukum sang gubernur.

Pakar politik Universitas Riau, Dr. Ahmad Syaifuddin, menilai langkah SF Hariyanto wajar namun berisiko.

"Dalam situasi darurat kepemimpinan, Plt memang perlu bergerak cepat. Tapi kalau terlalu drastis, bisa memunculkan resistensi baru dari kubu lama," ujarnya.

Kini, semua mata tertuju pada langkah-langkah SF Hariyanto berikutnya. Apakah ia mampu menjaga keseimbangan di tengah pusaran loyalitas yang terbelah, atau justru membuka babak baru pertarungan pengaruh di balik kursi pemerintahan Riau.***

1. Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau dari Zulkifli Syukur kepada Jenri Salmon Ginting (Staf Ahli Gubernur Riau) 

2. Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ) Setdaprov Riau dari Thomas Larfo Dimeira ke Gunawan Agus Riyanto (Kabid ULP BPJ) 

3. Plt Kepala Biro Umum Setdaprov Riau dari Ade Syahputra ke Herman (Kepala Biro Organisasi & Tata Laksana) 

4 Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau dari Dody Saputra Dinata ke Andreas Ilahargon (Kabag Dokumentasi & Pimpinan) 

5. Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau dari Zul Anshari ke Indra (Kepala Dinas Perpustakaan & Kearsipan Riau) 

6. Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau dari Widodo ke Heri Permana (Sekretaris Dinas Kesehatan) 

7. Plt Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultura Riau dari Wiwik Suryani je Dr. Roni Bowo Lekson (Kepala BRIDA Riau) 

8. Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau dari Salman ke Wiwik Puji Rahayu (Kabid Pengelolaan & Pemasaran Hasil Kelautan & Perikanan) 

9. Plt Kepala Dinas Energi & Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau dari Ismon Diando Simatupang ke Sakinah (Sekretaris Dinas ESDM Riau) 

10. Plt Kepala Dinas Pariwisata Riau daro Roni Rakhmat ke Ade Yudistira (Sekretaris Dinas Pariwisata Riau).


Sosial
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 14:35

    Dua Pelaku Judi Togel Diringkus Jajaran Polsek Bukit Kapur

    DUMAI â€" Jajaran Polsek Bukit Kapur mengungkap kasus tindak pidana perjudian jenis Toto Gelap (Togel). Sebanyak dua tersangka diamankan pada Selasa (9/6/2026).Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herla

  • Sabtu, 13 Jun 2026 14:20

    Berawal dari Pesantren, Pemuda Jalin Asmara dengan Perempuan Lebih Tua: Hubungan Berakhir Tragis

    Seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial SD atau DN ditangkap setelah diduga menghabisi nyawa kekasihnya, Y (29), yang diketahui merupakan seorang janda.Peristiwa tersebut terjadi di area perkebunan

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.