Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Terkait Bola Liar Isu DOB Kota Duri, Ini Jawaban Pemkab Bengkalis

Terkait Bola Liar Isu DOB Kota Duri, Ini Jawaban Pemkab Bengkalis

Laporan : Erwin Fernando Nababan
Senin, 26 Sep 2016 17:41
net
Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.
BENGKALIS – Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, mengatakan, semua pihak diharapkan komprehensif dan transparan dalam memberikan segala informasi dan ketentuan yang berkenaan dengan persyaratan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) kepada masyarakat.

"Sampaikan sesuai peraturan perundang-undangan. Jangan sepotong-sepotong. Apalagi seperti ditegaskan Presiden Jokowi ketika melakukan kunjungan kerja (Kunker) Kota Gunung Sitoli, Sumut, Jumat (19/8/2016) lalu, saat ini pembentuk DOB, baik Provinsi, Kabupaten maupun Kota, masih moratorium, belum dibuka," tegas Johan, Senin (26/9/2016).

Sebelum itu, imbuh Johan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono, saat rapat dengan Komisi II DPR di Jakarta, Senin (29/2/2016) juga dengan tegas mengatakan tidak akan ada pembentukan DOB selama tiga tahun ke depan.

Mengenai persyaratan yang harus diinformasikan secara terang benderang kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) tentang Pemerintah Daerah yang berkenaan dengan pembentukan DOB, imbuhnya, diantaranya mengenai persyaratan dasar untuk cakupan wilayahnya.

"Setahu saya, untuk pembentukan Kota, misalnya, cakupan wilayahnya sebagai persyaratan dasar yaitu paling sedikit 4 (empat) Kecamatan dengan batas usia minimal 5 (lima) tahun terhitung sejak pembentukan. Ini amanah peraturan perundang-undangan yang harus kita patuhi bersama, siapapun kita," jelas Johan.

Terkait adanya tudingan anggota DPD RI asal Riau, Hj  Intsiawati Ayus bahwa Bupati Bengkalis sebagai Kepala Daerah induk bersikap dingin dan sama sekali tidak memberikan respon yang aktif  terhadap rencana Kunker lima  Senator dari Tim Kerja Komite I DPD RI termasuk dirinya ke Duri pada tanggal 26-27 September 2016  untuk mengetahui indikator fisik,  kelayakan, dan potensi daerah terkait rencana pembentukan Kota Duri yang mereka usulkan, Johan sangat menyayangkan hal itu.

Apalagi, sambung Johan, Intsiawati Ayus sendiri yang mengatakan bahwa Komite I di DPD RI yang membidangi politik dan pemerintahan daerah yang diantaranya mengurus usul pemekaran wilayah seluruh Indonesia, terus menjalankan proses berdasarkan mekanisme dan  peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Yang menjadi pertanyaan saya justru apakah memang boleh dilakukan pengusulan pembentukan DOB, sementara ada persyaratan dasarnya saja belum terpenuhi? Setahu saya ketentuan tentang pembentukan DOB itu belum direvisi," uangkap Johan, balik bertanya.

Selain itu, Johan juga sangat dan sangat menyesalkan sekali pernyataan Senator kelahiran Bengkalis tersebut yang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menuduh rencana Kunker Komite I yang sepenuhnya dikeluarkan dari anggaran DPD RI minta difasilitasi oleh Pemerintah Daerah.

"Setahu saya hingga detik ini tidak ada pernyatan resmi dari Pemkab Bengkalis, apalagi menuduh Komite I DPD RI minta fasilitasi dalam rangka Kunker ke Duri tersebut sebagaimana dikemukakan beliau," jelas Johan.

Dibagian lain, Johan berharap seluruh lapisan masyarakat di daerah tidak terpancing isu-isu yang tidak benar. Siapapun yang menyampaikannya jangan langsung ditelan mentah-mentah.

"Cek dan ricek dengan baik kebenarannya sebelum membuat kesimpulan terhadap informasi yang diterima. Kalau ada regulasi yang mengaturnya, kembalikan ke ketentuan yang mengaturnya tersebut," pungkas Johan. (win/hms)
Sosial
Berita Terkait
  • Senin, 15 Jun 2026 14:30

    PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan

    PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau mulai mematangkan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026. Ajang penghargaan tahunan ini akan mempertandingkan dua kategori, yakni karya tu

  • Rabu, 27 Mei 2026 12:36

    Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing

    Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha

  • Jumat, 08 Mei 2026 09:36

    Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau

    Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar  kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:53

    Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci

    PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.