Teknologi
Alquran Jelaskan Kondisi Dasar Laut yang Gelap Gulita
Jumat, 12 Agu 2016 09:09
JAKARTA - Manusia tidak memiliki kemampuan untuk menyelam lebih dari kedalaman 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus atau teknologi canggih. Tanpa alat modern, manusia juga tidak bisa bertahan untuk dapat mengamati dasar laut hingga kedalaman ratusan meter di bawah permukaan laut.
Gelapnya laut di bagian dasar diketahui oleh para peneliti di masa saat ini melalui bantuan peralatan atau kapal selam. Disebutkan bahwa hingga kedalaman 1.000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali.
Sebelum peneliti atau ilmuwan menemukan bahwa dasar laut itu gelap gulita, Alquran telah menjelaskan keadaan dasar lautan sejak ribuan tahun lalu. Alquran Surat An-Nur ayat 40 menyebutkan fakta ilmiah tersebut.
"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun," bunyi Surat An-Nur ayat 40.
Ombak terjadi pada permukaan lapisan air di kedalaman lautan karena ia memiliki kepekatan yang lebih tinggi. Ombak tidak hanya terjadi di permukaan laut, tetapi ombak yang terjadi di kedalaman lautan bisa terdeteksi melalui peralatan canggih dengan mempelajari perubahan suhu dan kandungan garam di lokasi tertentu. (Okezone.com)
TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT
Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model
JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe
Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja
Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan
ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U
Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan
PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin