Rabu, 11 Mar 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Dibeli Seharga Rp200 Ribu, Pengusaha Malaysia Jual Domain AI.com Rp1,18 Triliun

Berita

Dibeli Seharga Rp200 Ribu, Pengusaha Malaysia Jual Domain AI.com Rp1,18 Triliun

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 11 Feb 2026 16:17
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Seorang pengusaha Malaysia baru-baru ini menjual domain yang dibelinya lebih dari 30 tahun lalu dengan harga fantastis USD 70 juta atau setara Rp 1,18 triliun. Domain dengan nama AI.com itu dibeli Arsyan Ismail pada 1993 dengan harga RM 256 atau setara dengan USD 100.

Dilansir Cryptopolitan, Arsyan, pendiri perusahaan 1337 Tech, menjual alamat AI.com pada April 2025 kepada Kris Marszalek, pendiri dan CEO Crypto.com. Transaksi fantastis tersebut baru terungkap ke publik menyusul peluncuran resmi platform kecerdasan buatan (AI) baru di alamat tersebut pada Februari 2026.
Rekor Penjualan Domain
Angka penjualan ini jauh lebih tinggi dibandingkan rekor penjualan alamat domain sebelumnya. Sebagai perbandingan, alamat domain CaeInsurance.com dibeli pada 2010 dengan harga "hanya" USD 49,7 juta. Pada 2019, domain Voice.com dijual dengan harga USD 30 juta.

Menurut laporan, transaksi pembelian domain AI.com sepenuhnya diselesaikan dengan menggunakan mata uang kripto. Kris Marszalek menjelaskan bahwa pembelian itu dilakukan untuk mencegah brand tersebut tercampur dengan bisnis AI lainnya.

Alasan Arsyan Membeli AI.com
Arsyan mendaftarkan AI.com pada 1993 saat dia baru berusia 10 tahun. Domain tersebut dia daftarkan dengan harga USD 100 atau setara dengan RM 256, sekitar Rp 200 ribuan pada saat itu, menggunakan kartu kredit ibunya.

Dia menjelaskan bahwa dia sama sekali tidak memprediksi lonjakan kecerdasan buatan atau AI. Dia menamakan domain tersebut dengan AI karena dua huruf tersebut merupakan inisial dari namanya.

Domain itu pertama kali ditawarkan dengan harga USD 100 pada Maret 2025 sebelum kemudian terjadi kesepakatan dengan Marszalek.

Saat ini Arsyan, yang berusia 43 tahun, merupakan tokoh yang cukup dikenal di bidang teknologi di Malaysia. Dia merupakan pendiri perusahaan teknologi 1337 Tech dan merupakan salah satu pengadopsi awal Bitcoin di Malaysia.(okezone.com)
Sumber: (Okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Sabtu, 07 Mar 2026 14:00

    Pemerintah Batasi Anak Pakai Medsos, Sri Gusni: Langkah Preventif Lindungi Generasi Muda!

    JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas pada 28 Maret 2026 me

  • Jumat, 06 Mar 2026 16:31

    Lindungi Anak dari Risiko Digital, Pemerintah Larang Akun Media Sosial bagi Usia di Bawah 16 Tahun

    JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah revolusioner dalam upaya melindungi generasi muda di ruang siber. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah resmi mener

  • Jumat, 06 Mar 2026 16:09

    Heboh! Driver Ojol Senang Dapat BHR Rp1,6 Juta

    JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online (ojol) tengah viral di media sosial dan mendapat perhatian warganet. Pasalnya, ia membagikan video yang menunjukkan momen saat dirinya menerima Bonus Hari Raya

  • Jumat, 06 Mar 2026 10:25

    Praktisi Hukum Larshen Yunus Tegaskan Hal ini, Pers Tidak Boleh Langsung Dipidana

    Jakarta - Praktisi Hukum dan Kebijakan Publik Larshen Yunus, kembali mengulas Hasil Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Kantor Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, yang telah Membebaskan Di

  • Kamis, 05 Mar 2026 11:27

    Antisipasi Kebakaran Selama Ramadan 1447 H, DPKP Pekanbaru Rilis 5 Tips Aman bagi Warga

    PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) memperketat langkah mitigasi guna mencegah terjadinya musibah kebakaran rumah menjelang bulan suci Ramadan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.