Gardu PLN Kembangan Meledak, Layanan Telkomsel Terganggu
Rabu, 02 Sep 2015 19:18
JAKARTA – Gardu PLN di Kembangan, Jakarta Barat, mengalami kebakaran pada Rabu 2 September 2015 siang. Dampaknya, memengaruhi pasokan listrik yang menyokong BTS Telkomsel. Dengan demikian, layanan operator berpelat merah itu mengalami gangguan, baik SMS, voice, maupun data.
"Iya benar, Gardu PLN terbakar jam 11.30 tadi, mengakibatkan penurunan layanan Telkomsel, baik voice, SMS, maupun data," ujar Aldrin Hasyim, head media relation Telkomsel, kepada wartawan, Rabu (2/9/2015).
Tidak hanya itu, eNodeB Telkomsel ikut mati. Saat ini Telkomsel sedang memobilisasi pasokan listrik menggunakan genset. Lokasi yang mati antara lain di Jakarta Barat, BSD, Serpong, dan Bintaro.
Telkomsel meminta maaf kepada pelanggan akibat gangguan tersebut yang mengakibatkan penurunan pada layanan Telkomsel.
TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT
Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model
JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe
Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja
Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan
ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U
Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan
PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin