Sekolah ini digugat Rp 3 miliar karena WiFi
Minggu, 30 Agu 2015 18:24
Di Amerika, baru-baru ini ada orang tua yang mengklaim bahwa WiFi sekolah telah menyebabkan anak mereka sakit. Ya, di zaman sekarang, umumnya semua sekolah pasti memiliki koneksi WiFi untuk aktivitas di dalam sekolah.
Orang tua murid tersebut menyatakan bahwa penyakit anak mereka dimulai sejak tahun 2013, ketika sekolah memasang sistem nirkabel baru yang lebih kuat. Pihak sekolah diminta melakukan uji tingkat radiasi oleh orang tua tersebut. Dan ternyata hasilnya sekolah masih dalam tingkat aman.
"Keluarga yang mengangkat isu tentang sistem WiFi sekolah baru-baru ini mengajukan gugatan terhadap sekolah dan kepala sekolah," ujar perwakilan sekolah tersebut.
Murid yang sakit tersebut adalah anak laki-laki berusia 12 tahun. Dia menderita sakit kepala, mimisan, mual, dan gejala lain ketika ada di sekolah.
Menurut catatan pengadilan, pihak sekolah digugat sebesar Rp 3 miliar. Orang tua murid tersebut juga meminta agar sekolah tersebut beralih ke kabel Ethernet saja dan menolak adanya sinyal WiFi di lingkungan sekolah. Namun, permintaan tersebut tidak disetujui.
"Kami sedang berusaha untuk berbicara dengan sekolah. Kami berharap untuk mendapatkan solusi yang akan memungkinkan Dia (anak yang sakit) tetap aman berada di ruang-ruang kelas," ujar pengacara keluarga John J.E Markham, yang menuntut sekolah.
Sumber: Uber Gizmo
Teknologi
TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT
Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model
JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe
Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja
Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan
ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U
Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan
PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin