Emak-emak Makin Pusing, Harga Cabe Keriting Terus Merangkak Naik di Kuansing, Berapa Kini Harganya?
Admin
Senin, 29 Mar 2021 09:41
TELUK KUANTAN - Emak-emak makin pusing, harga cabe keriting terus merangkak naik di Kuansing. Berapa kini harganya?
Kenaikan terjadi selama Maret 2021 ini.
Pekan keempat Maret 2021, juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu per kilogram. Harga cabe merah keriting pun dibanderol Rp 60.000 per kilogram.
"Cabe merah keriting terus naik," kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Drs Azhar pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (28/3/2021).
Pada pekan ketiga Maret, cabe merah keriting sendiri diperdagangkan di harga Rp 55.000 per kilogram di Kuansing.
Harga ini mengalami kenaikan Rp 7.000 per kilogram dibanding pekan sebelumnya.
Di awal Maret 2021, kenaikan harga cabe keriting di Kuansing sudah terjadi.
Saat itu, cabe merah keriting diperdagangkan di harga Rp 45.000 per kilogram.
Azhar memperkirakan kenaikan ini disebabkan stok dari Sumbar sedang menurun. Pasokan cabe di Kuansing memang berasal dari Sumbar.
"Di satu sisi permintaan banyak," analisis Azhar terkait harga cabe merah ini.
Berbeda halnya dengan cabe rawit hijau yang justru harganya stabil. Cabe rawit hijau diperjualbelikan di harga Rp 40.000 per kilogram.
"Cabe rawit hijau justru stabik," katanya.
Secara umum, harga sembako sendiri stabil. Harga sembako lainnya terpantau tidak ada mengalami kenaikan ataupun penurunan. Seperti bawang, gula dan lainnya.
Data Diskopindag yang didapat dari pasar, bawang sendiri, baik bawang merah atau bawang putih, diperjualbelikan di harga Rp 30 ribu per kilogram.
"Harapan kita harga stabil ini bisa terjaga. Terutama saat Ramadan nanti," harapnya.