Jelang Lebaran 2021, Pasokan Bawang Merah dari Sumbar Kurang, Harga Bawang Merah di Kuansing Meroket
Admin
Kamis, 06 Mei 2021 09:49
TELUK KUANTAN - Jelang Lebaran 2021 , pasokan Bawang Merah dari Sumbar kurang, harga bawang merah di Kuansing meroket, kenaikan harga capai 50 persen.
Kenaikan harga bawang merah di Kuansing khususnya di sejumlah pasar di Teluk Kuantan, Kuansing naik tajam, kenaikannya dari pekan lalu melebihi 50 persen.
Pantauan Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kuansing pada Rabu (28/4/2021), harga bawang merah di Kuansing diperdagangkan di harga Rp 40.000 per kilogram.
Padahal pekan lalu, harga bawang merah masih Rp 28.000 per kilogram.
Kenaikan ini pun jelas melebihi dari harga eceran tertinggi (HET) bawang putih yang hanya Rp 32.000 pee kilogram.
Harga bawang putih sendiri mengalami kenaikan.
Namun tidak seperti bawang merah.
Pekan ini, bawang putih diperjualbelikan di harga Rp 30.000.
Pekan lalu, harga bawang sebesar Rp 28.000 per kilogram.
Kepala Diskopindag Kuansing Drs Azhar mengatakan bawang merah melonjak naik karena pasokan dari Sumbar berkurang.
Sumbar memang menjadi andalan Kuansing untuk memenuhi kebutuhan sembako.
"Sementara hasil panen bawang merah untuk petani kita di Kuansing juga belum begitu dapat mendongkrak kebutuhan masyarakt kita akan bawang merah," kata Azhar
Harga cabai sendiri mengalami penurunan.
Baik cabai merah mauoun rawit.
Cabai merah sendiri diperjualbelikan di harga Rp 40.000 per kilogram atau turun Rp 2.000 dibanding pekan lalu.
Cabai rawit diperjualbelikan di harga Rp 46.000 per kilogram atau turun Rp 4.000 dibanding pekan lalu.
Rabu (28/4/2021), Forkopimda Kuansing sendiri melakukan pantauan harga dan ketersediaan sembako di sejumlah pasar di Kuansing.
Dipimpin Sekda Kuansing Dianto Mampanini.
Ada juga Kapolres Kuansing, TNI dan juga sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Kuansing.