Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pangkas Angka Kemiskinan Jadi 3,25 Persen, Pemprov Riau Perkuat Ekonomi Desa

Berita

Pangkas Angka Kemiskinan Jadi 3,25 Persen, Pemprov Riau Perkuat Ekonomi Desa

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Feb 2026 08:44
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Upaya menurunkan angka kemiskinan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Riau di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Riau hingga Maret 2025 tercatat sebesar 6,16 persen, yang menjadi tantangan besar bagi pencapaian target pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Riau menargetkan angka kemiskinan tersebut dapat ditekan hingga kisaran 3,25 sampai 4,25 persen pada akhir periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2029. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi, menegaskan bahwa data statistik merupakan cermin realitas yang harus disikapi secara objektif.

"Ini harus kita baca secara jujur dan terbuka sebagai tantangan bersama, bukan sekadar statistik," ujar Supriyadi saat menghadiri rilis Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Riau, Kamis (5/2/2026).

Supriyadi menekankan perlunya penguatan kebijakan yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah. Program perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan menjadi kunci utama agar penurunan angka kemiskinan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Diperlukan kerja bersama seluruh stakeholder pemerintah baik provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat agar program pemberdayaan ekonomi berjalan efektif," tambahnya.

Di sektor ekonomi, Riau mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,98 persen pada triwulan III tahun 2025. Capaian ini ditopang oleh sektor industri pengolahan, pertanian, dan pertambangan. Dalam dokumen RPJMD 2025-2029, pertumbuhan ekonomi ditargetkan merangkak naik hingga menyentuh angka 5,16 persen hingga 5,90 persen pada 2029.

Selain kemiskinan, pemerintah juga menaruh perhatian pada Gini Ratio atau ketimpangan pengeluaran. Targetnya, pada akhir 2029 ketimpangan berada di kisaran 0,270 hingga 0,283. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka yang saat ini berada di angka 3,70 persen diharapkan dapat turun hingga ke level 2,94 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Supriyadi meyakini bahwa dengan sinergi lintas sektor dan penggunaan data yang akurat, pembangunan di Bumi Lancang Kuning akan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh elemen masyarakat secara merata. (grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.