Ditinggal Berlibur, Rumah ASN Dibobol Maling
Senin, 28 Des 2015 11:59
Awal kejadian, Kamis (24/12/2015) korban beserta keluarga pergi berlibur keluar kota dan sebelum pergi meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, korban sudah memastikan seluruh pintu, jendela dan pagar dalam keadaan terkunci.
"Setelah dipastikan terkunci, korban lantas menitipkan kunci rumah kepada tetangganya. Agar jika malam hari bisa menghidupkan lampu rumah," ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bukit Raya, AKP Ricky Ricardo, melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi, Senin (28/12/2015).
Menurut Abdi, pada hari Jumat (25/12/2015) sekitar pukul 12.00 WIB, tetangga korban bernama Maksum datang kerumah korban yang berada di Jalan Mandala, Kecamatan Marpoyan Damai bermaksud untuk menghidupkan lampu rumah.
"Namun, ketika akan masuk ke dalam rumah, dari jendela terlihat isi rumah korban sudah berantakan dan saksi segera menghubungi korban untuk melaporkan apa yang diketahuinya," kata Abdi.
Pada hari Sabtu (26/12/2015), Ia melanjutkan, korban yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tiba dirumah sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung memeriksa seisi rumahnya yang ternyata sudah berantakan. Menyadari hal itu, korban segera membuat laporan ke Polsek Bukit Raya.
"Menerima laporan dari korban, kita langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan serta olah TKP, ternyata beberapa barang berharga serta perhiasan milik korban raib dibawa lari pelaku," tukasnya.
Kanit menjelaskan, dari hasil penyelidikan di TKP, kawanan maling yang diduga berjumlah lebih dari satu orang tersebut berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik korban berupa, perhiasan cicin dan anting emas, satu unit tablet smartphone serta dua buah arloji.
"Kawanan maling juga menggasak sejumlah uang tunai dengan nilai mata uang asing, sejumlah dolar Amerika (USD), dolar Singapura (SGD), mata uang real, Ringgit Malaysia (RM) dan juga uang rupiah dengan total kerugian mencapai Rp30 juta," jelas Kanit.
Terkait dengan kasus pembobolan rumah kosong itu, Abdi menuturkan, jika pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku yang berhasil masuk dengan mencongkel pintu rumah korban.
"Saat ini, kita tengah selidiki dan mencari tahu identitas para pelaku yang masuk kerumah korban dengan mencongkel pintu," tutur Abdi.(hrc)
Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air
Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil