Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dugaan Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Kuansing, Nama Anggota DPRD Riau Disebut

hukrim

Dugaan Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Kuansing, Nama Anggota DPRD Riau Disebut

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 08 Jul 2025 14:05
RIAU AKTUAL.COM
Praktik alih fungsi kawasan hutan produksi terbatas (HPT) menjadi kebun sawit kembali mencuat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Sejumlah nama disebut terlibat, termasuk anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB, Kasir, yang diduga memiliki lahan sawit di area hutan yang kini telah disegel oleh Satgas Penanggulangan Perambahan Hutan (PPH) Polda Riau.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengonfirmasi bahwa penyelidikan atas dugaan tersebut tengah berlangsung.
"(Terkait) Saudara K saat ini masih ditangani Satgas PPH II, masih proses lidik. Katimnya adalah Dirkrimum," kata Kombes Ade kepada awak media, Selasa (8/7/2025).
Ia belum bersedia merinci luas lahan atau keterlibatan personal, dengan alasan proses penyelidikan masih berjalan.
"Belum waktunya dirilis. Masih proses," ungkap Ade.
Sebelumnya, pada Sabtu (5/7/2025), tim Satgas PPH diketahui telah melakukan penyegelan terhadap kebun sawit di kawasan HPT Batang Lipai Siabu, Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Ketua DPD Pemuda Tri Karya (PETIR) Kuansing, Daniel Saragih, membenarkan penyegelan tersebut dan menyebut kawasan tersebut telah lama berubah fungsi dari hutan menjadi kebun sawit.
"Kawasan yang semestinya jadi hutan kini berubah jadi hamparan sawit yang rapi dan siap panen. Ini pelanggaran serius terhadap lingkungan dan tata ruang," tegas Daniel.
Daniel juga mengungkapkan adanya dugaan kuat keterlibatan jaringan pemodal besar, calo tanah, hingga oknum aparat dalam penguasaan lahan secara ilegal.
"Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini kejahatan lingkungan yang sistematis," terangnya.
Nama Kasir mencuat dalam hasil investigasi lapangan yang dilakukan aktivis lingkungan setempat. Namanya disebut menguasai sejumlah titik lahan sawit di Kecamatan Singingi.
Di Simpang Tiga Sungai Terentang diduga sekitar 200 hektare, Sungai Batang Bubur 80 hektare, dan Kutun Pangkalan sekitar 60 hektare. Semuanya berada di kawasan hutan lindung.
Selain Kasir, nama-nama seperti Mosad (100 hektare), Cipto (80 hektare), dan Yandi (60 hektare) juga disebut-sebut terlibat. Lahan-lahan ini diduga diperoleh melalui praktik jual-beli ilegal yang dimuluskan oleh makelar tanah lokal, seperti Subur dan Iyus.
"Kalau hanya rakyat kecil yang ditindak, ini tidak adil. Para pemilik modal besar juga harus diseret ke proses hukum," sambung Daniel.
Upaya konfirmasi kepada Kasir hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Pesan singkat yang dikirim ke nomor pribadinya belum dibalas. Politisi PKB dari dapil Kota Pekanbaru itu juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

Hukrim
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Jul 2026 16:18

    Plt Bupati Tegaskan Pemerintah Daerah Hadir sebagai Fasilitator Terkait Eks Lahan PT Adimulia Agrolestari

    TELUKKUANTAN - Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi hadir sebagai fasilitator dalam menyelesaikan persoalan lahan eks 200 hektare PT Adimulia Agr

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:17

    Anggota Polri Staf KPK Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiya

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:08

    'Perbaiki Surat Dakwaan', Kejagung Pastikan Kasus Dokter Tifa Tetap Berjalan

    JAKARTA - Jaksa penuntut umum memastikan kelanjutan proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Berkas perkara dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:05

    Melangkah Bersama PHR, Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura

    PEKANBARU â€"Yuneli (49) tidak pernah membayangkan perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung bisa sejauh ini. Berawal dari kesederhanaan dapur-dapur rumah tangga di Pekanbaru, kini produk-produk olahan lo

  • Kamis, 30 Jul 2026 16:03

    Pangdam Mutasi Empat Perwira dari Jabatan Strategis

    PEKANBARU - Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo lakukan rotasi empat jabatan strategis. Mutasi jabatan tersebut bagian dari pembinaan personel dan penyega

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki