Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dugaan Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Kuansing, Nama Anggota DPRD Riau Disebut

hukrim

Dugaan Kebun Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Kuansing, Nama Anggota DPRD Riau Disebut

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 08 Jul 2025 14:05
RIAU AKTUAL.COM
Praktik alih fungsi kawasan hutan produksi terbatas (HPT) menjadi kebun sawit kembali mencuat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Sejumlah nama disebut terlibat, termasuk anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB, Kasir, yang diduga memiliki lahan sawit di area hutan yang kini telah disegel oleh Satgas Penanggulangan Perambahan Hutan (PPH) Polda Riau.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengonfirmasi bahwa penyelidikan atas dugaan tersebut tengah berlangsung.
"(Terkait) Saudara K saat ini masih ditangani Satgas PPH II, masih proses lidik. Katimnya adalah Dirkrimum," kata Kombes Ade kepada awak media, Selasa (8/7/2025).
Ia belum bersedia merinci luas lahan atau keterlibatan personal, dengan alasan proses penyelidikan masih berjalan.
"Belum waktunya dirilis. Masih proses," ungkap Ade.
Sebelumnya, pada Sabtu (5/7/2025), tim Satgas PPH diketahui telah melakukan penyegelan terhadap kebun sawit di kawasan HPT Batang Lipai Siabu, Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Ketua DPD Pemuda Tri Karya (PETIR) Kuansing, Daniel Saragih, membenarkan penyegelan tersebut dan menyebut kawasan tersebut telah lama berubah fungsi dari hutan menjadi kebun sawit.
"Kawasan yang semestinya jadi hutan kini berubah jadi hamparan sawit yang rapi dan siap panen. Ini pelanggaran serius terhadap lingkungan dan tata ruang," tegas Daniel.
Daniel juga mengungkapkan adanya dugaan kuat keterlibatan jaringan pemodal besar, calo tanah, hingga oknum aparat dalam penguasaan lahan secara ilegal.
"Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini kejahatan lingkungan yang sistematis," terangnya.
Nama Kasir mencuat dalam hasil investigasi lapangan yang dilakukan aktivis lingkungan setempat. Namanya disebut menguasai sejumlah titik lahan sawit di Kecamatan Singingi.
Di Simpang Tiga Sungai Terentang diduga sekitar 200 hektare, Sungai Batang Bubur 80 hektare, dan Kutun Pangkalan sekitar 60 hektare. Semuanya berada di kawasan hutan lindung.
Selain Kasir, nama-nama seperti Mosad (100 hektare), Cipto (80 hektare), dan Yandi (60 hektare) juga disebut-sebut terlibat. Lahan-lahan ini diduga diperoleh melalui praktik jual-beli ilegal yang dimuluskan oleh makelar tanah lokal, seperti Subur dan Iyus.
"Kalau hanya rakyat kecil yang ditindak, ini tidak adil. Para pemilik modal besar juga harus diseret ke proses hukum," sambung Daniel.
Upaya konfirmasi kepada Kasir hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Pesan singkat yang dikirim ke nomor pribadinya belum dibalas. Politisi PKB dari dapil Kota Pekanbaru itu juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:14

    DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.