Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • KSOP Tanjung Buton Pastikan Pengawasan Ketat Bongkar Muat di Sungai Pakning

Berita

KSOP Tanjung Buton Pastikan Pengawasan Ketat Bongkar Muat di Sungai Pakning

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 25 Feb 2026 10:30
(FotoPosMetroRohil)
SUNGAI PAKNINGâ€" Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton melalui Wilayah Kerja (Wilker) Sungai Pakning menegaskan komitmennya dalam mengawasi aktivitas bongkar muat guna menjamin keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan laut.

Pengawasan dilakukan dengan menginstruksikan seluruh perusahaan pelayaran yang beroperasi di perairan Sungai Pakning untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP), baik dalam proses bongkar muat maupun kelengkapan administrasi pelayaran.

Kepala Wilker Sungai Pakning, Fanny Khoirul Fikri, mengatakan setiap perusahaan diwajibkan menggunakan jejaring pengaman saat bongkar muat, memasang ban atau fender di sisi kapal, serta melengkapi perlengkapan pendukung lainnya guna mencegah muatan jatuh ke laut dan menghindari pencemaran.

“Pengawasan kami lakukan secara ketat dan berkelanjutan, baik dari aspek keselamatan pelayaran maupun perlindungan lingkungan laut. Semua perusahaan pelayaran wajib mematuhi SOP yang berlaku,” ujar Fanny, Rabu (25/2/2026).

Ia juga membantah pemberitaan terkait dugaan adanya kayu yang jatuh ke perairan Sungai Pakning saat proses bongkar muat. Menurutnya, video yang beredar merupakan dokumentasi lama yang kembali diviralkan sehingga menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.

“Itu video lama yang disebarkan kembali. Bukan kejadian terbaru. Saat ini pengawasan tetap berjalan dan tidak ada pembiaran terhadap pelanggaran,” katanya.

Fanny menegaskan, pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada perusahaan pelayaran yang terbukti melanggar aturan, mulai dari sanksi administratif hingga tindakan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dengan pengawasan yang konsisten, KSOP berharap aktivitas pelayaran dan bongkar muat di perairan Sungai Pakning berjalan aman, tertib, serta tidak mencemari lingkungan, sehingga ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan tetap terjaga.
Sumber: (PosMetroRohil)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.